Jakarta — PT Zurich General Takaful Indonesia (Zurich Syariah) mencatat pertumbuhan pendapatan premi pada lini asuransi perjalanan sebesar 45% per April 2025 secara tahunan.
Perusahaan menilai kenaikan ini ditopang meningkatnya minat kelompok usia produktif terhadap perlindungan berbasis syariah, terutama dari kalangan generasi muda. Berdasarkan data internal Zurich Syariah, jumlah polis asuransi perjalanan syariah dari nasabah berusia 25–40 tahun meningkat 54% secara tahunan.
Presiden Direktur PT Zurich General Takaful Indonesia, Hilman Simanjuntak, mengatakan tren tersebut mencerminkan pergeseran pola konsumsi finansial generasi milenial dan Gen Z yang semakin memperhatikan perlindungan risiko, termasuk saat bepergian ke luar negeri.
“Asuransi tidak lagi menjadi sesuatu yang jauh dari keseharian anak muda. Mereka semakin sadar akan risiko dalam perjalanan dan pentingnya perlindungan, terutama saat beraktivitas lintas negara,” ujar Hilman dalam keterangannya, dikutip Selasa (3/6).
Zurich Syariah juga mencatat kawasan Asia-Pasifik menjadi destinasi yang paling banyak dipilih nasabah dalam pembelian produk asuransi perjalanan. Produk ini menawarkan manfaat perlindungan yang mencakup biaya medis dan keadaan darurat, jaminan bagasi, penundaan penerbangan, hingga biaya pemulangan jenazah.
Hingga April 2025, Zurich Syariah menyebut telah memberikan perlindungan kepada sekitar 180 ribu nasabah asuransi perjalanan syariah. Perusahaan menilai capaian ini menjadi indikator meningkatnya penerimaan terhadap asuransi berbasis syariah di kalangan generasi muda.
Dalam strategi pemasaran berbasis gaya hidup, Zurich Syariah turut berpartisipasi dalam Jakarta International BNI Java Jazz Festival 2025. Pada gelaran tersebut, perusahaan memberikan perlindungan kecelakaan diri kepada lebih dari 3.000 kru, artis, dan musisi, serta hingga 100.000 pengunjung festival.

