BERITA TERKINI
Psikologi: 9 Perilaku yang Sering Muncul pada Orang yang Dulu Dianggap Kurang Menarik Lalu Menjadi Menawan

Psikologi: 9 Perilaku yang Sering Muncul pada Orang yang Dulu Dianggap Kurang Menarik Lalu Menjadi Menawan

Dalam kajian psikologi, ada fenomena yang kerap menarik perhatian: sebagian orang yang semasa kecil atau remaja merasa “biasa saja” atau bahkan dianggap tidak menarik, kemudian tumbuh menjadi pribadi yang menawan—baik dari sisi penampilan maupun kharisma. Perubahan ini disebut kerap berjalan beriringan dengan terbentuknya pola perilaku tertentu.

Pengalaman pernah dibandingkan, diremehkan, atau dianggap “tidak cukup” diyakini dapat membentuk karakter yang lebih kuat, peka, dan matang secara emosional. Seiring waktu, perjalanan tersebut membuat sebagian orang memiliki daya tarik yang tidak hanya bertumpu pada fisik, tetapi juga pada sikap dan cara memperlakukan orang lain.

Menurut ulasan yang dilansir dari Geediting pada Rabu (26/11), terdapat sembilan perilaku yang biasanya muncul tanpa disadari pada orang yang mengalami perubahan tersebut. Salah satu kecenderungan yang disebutkan adalah meningkatnya kepedulian terhadap perasaan orang lain.

Orang yang pernah merasa tidak dianggap menarik dinilai lebih memahami bagaimana rasanya diabaikan atau diremehkan. Karena itu, ketika mereka tumbuh menjadi sosok yang lebih menonjol, empati tersebut kerap tetap melekat dan tercermin dalam cara mereka merespons orang lain.

Selain itu, pengalaman berada di posisi yang kurang dihargai disebut dapat membuat seseorang lebih terbiasa memperlakukan semua orang dengan hormat. Mereka cenderung menghindari sikap sombong atau merasa lebih baik dari orang lain.

Perilaku lain yang juga disorot adalah kemampuan untuk lebih menghargai perhatian yang tulus. Ketika sudah dianggap menarik, mereka disebut lebih mampu membedakan perhatian yang datang karena ketertarikan pada fisik semata dengan perhatian yang didasari niat baik. Hal ini membuat mereka cenderung lebih selektif dalam menjalin hubungan, baik pertemanan maupun asmara.

Ulasan tersebut menyebutkan bahwa perilaku-perilaku ini sering muncul tanpa disadari, sebagai bagian dari proses panjang pembentukan diri. Namun, rincian lengkap mengenai sembilan perilaku yang dimaksud tidak seluruhnya dipaparkan dalam materi yang tersedia.