Puisi etnik merupakan salah satu bentuk karya sastra yang lahir dari kekayaan budaya suatu kelompok masyarakat. Kehadirannya tidak sekadar menjadi ruang bagi penulis untuk mengekspresikan gagasan dan perasaan, tetapi juga merekam jejak tradisi yang hidup di tengah komunitas.
Dalam puisi etnik, unsur budaya dan kearifan lokal menjadi bagian penting yang membentuk identitas karya. Melalui pilihan kata, tema, dan cara bertutur, puisi ini dapat menghadirkan nilai-nilai yang diwariskan dari generasi ke generasi.
Lebih dari sekadar karya sastra, puisi etnik juga berperan sebagai sarana pelestarian identitas budaya. Di tengah perubahan zaman, puisi etnik dapat membantu menjaga ingatan kolektif masyarakat terhadap akar budaya serta memperkuat pemahaman tentang keberagaman.

