Pengurus Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Nusa Tenggara Barat (NTB) menggelar rapat pleno strategis di Sekretariat PWI NTB, Jalan Mahoni, Mataram, Jumat (22/5/2026). Rapat dipimpin Ketua PWI NTB Ahmad Ikliluddin dan didampingi Sekretaris PWI NTB Fachrul Mustafa.
Dalam pleno tersebut, PWI NTB membahas tiga agenda besar organisasi pada 2026, yakni pemantapan kegiatan olahraga melalui Pekan Olahraga Wartawan Daerah (Porwarda), peningkatan kompetensi profesi lewat Uji Kompetensi Wartawan (UKW), serta upaya kesejahteraan anggota melalui pembentukan koperasi.
Agenda utama rapat menyoroti kesiapan penyelenggaraan Porwarda NTB 2026 yang dijadwalkan berlangsung pada 26–28 Juni 2026. Ajang ini juga menjadi seleksi resmi untuk menentukan kontingen wartawan NTB yang akan berlaga pada Pekan Olahraga Wartawan Nasional (Porwanas) di Lampung pada 2027.
Ahmad Ikliluddin menegaskan Porwarda tahun ini harus dikemas secara profesional agar mampu menjaring atlet-atlet jurnalis berbakat. PWI NTB menargetkan persiapan lebih matang guna menjaga bahkan meningkatkan capaian pada Porwanas mendatang. Ia menyebut pada Porwanas Banjarmasin 2024, NTB berada di posisi Juara Umum 3 di bawah tuan rumah Kalimantan Selatan dan Jawa Barat. “Tahun 2027, kita harus lebih baik. Minimal pada posisi yang sama,” ujarnya.
Porwarda NTB 2026 direncanakan mempertandingkan 14 cabang olahraga, termasuk kategori non-olahraga fisik seperti catur, domino, serta lomba karaoke dengan empat nomor pertandingan khusus untuk wartawan dan anggota Ikatan Keluarga Wartawan Indonesia (IKWI). Kompetisi juga merambah bidang jurnalistik melalui lomba karya jurnalistik TV dan penulisan feature. Total peserta ditargetkan maksimal lebih dari 200 anggota PWI dari berbagai kabupaten/kota di NTB.
Ketua SIWO PWI NTB Purwandi menyatakan pihaknya siap segera merampungkan susunan kepanitiaan lengkap beserta Rencana Anggaran Biaya (RAB). SIWO akan menyusun panitia pelaksana dan anggaran yang dinilai rasional namun efisien agar seluruh cabang dapat berjalan dengan standar kompetisi yang baik.
Selain bidang olahraga, pleno juga menyepakati rencana pelaksanaan UKW pada pertengahan Agustus 2026. Menurut Sekretaris PWI NTB Fachrul Mustafa, fasilitasi UKW kali ini akan diberikan secara gratis bagi anggota sebagai upaya meningkatkan kapasitas dan profesionalisme jurnalis di NTB.
UKW gratis tersebut direncanakan membuka enam kelas dengan kuota 26 peserta, terdiri atas satu kelompok jenjang Utama, dua kelas jenjang Madya, dan tiga kelompok jenjang Muda. Pleno menunjuk Faris sebagai Ketua Panitia UKW dengan Arif Rahman sebagai Sekretaris Panitia.
Rapat juga mematangkan rencana pembentukan Koperasi PWI NTB sebagai langkah membangun kemandirian ekonomi dan menopang kesejahteraan anggota. Forum menyepakati struktur inti kepengurusan koperasi, yakni Faishal Haris sebagai Ketua, Sukri Aruman sebagai Sekretaris, dan Dedi sebagai Bendahara.
Dengan rampungnya pembahasan tiga agenda tersebut, PWI NTB menyatakan optimistis organisasi dapat bergerak lebih dinamis, baik dalam aspek prestasi olahraga, penguatan kompetensi jurnalistik, maupun penguatan ekonomi anggota.