BERITA TERKINI
Sam Sianata Tampilkan Trinity Art di Jogja International Art Fair 2026

Sam Sianata Tampilkan Trinity Art di Jogja International Art Fair 2026

JOGJA INTERNATIONAL ART FAIR (JIAF) 2026 digelar di Gedung Jogja Expo Center (JEC), Yogyakarta, pada 31 Desember 2025 hingga 2 Januari 2026. Pameran ini menghadirkan 224 pelukis dari dalam dan luar negeri dengan total 835 karya, mencakup karya dua dimensi dan tiga dimensi.

Salah satu seniman yang hadir adalah Sam Sianata, yang juga dikenal dengan nama Liem Sian An. Dalam perhelatan tersebut, ia membawa gagasan dan karya bertajuk Trinity Art. Sam menyebut seni yang ia jalankan sebagai bagian dari jalan perjuangan untuk meneguhkan semangat persaudaraan dan persatuan melalui pesan “KITA SEMUA BERSAUDARA” yang ia gaungkan sejak 1999.

Ditemui di sela berlangsungnya JIAF di JEC, Rabu (31/12/2025), Sam menjelaskan Trinity Art sebagai konsep yang memadukan tiga unsur seni dalam satu kesatuan: lukisan, lagu, dan maskot. Menurutnya, ketiganya tidak berdiri sendiri, melainkan saling melengkapi—lukisan sebagai simbol visual, lagu sebagai unsur suara, dan maskot sebagai penghubung antargenerasi.

Sam menegaskan bahwa melalui Trinity Art ia ingin menempatkan seni sebagai jembatan bagi persatuan, keseimbangan, kemanusiaan, dan alam, dengan menghadirkan harmoni antara warna, kata, dan nada.

Dalam JIAF 2026, Sam menampilkan enam lukisan yang ia sebut sarat simbol, spiritualitas, dan refleksi sosial. Enam karya itu berjudul “Go Green Taruparwa”, “Rupatawa”, “Sang Raja Cinta”, “Freedom Shirotol Mustaqim”, “Gelombang Berkat”, “Misteri Bunga Sedap Malam”, serta “Tapak”.

Di luar aktivitas berkarya, Sam juga terlibat dalam kampanye pelestarian lingkungan melalui kegiatan penanaman pohon. Disebutkan bahwa pada periode 2011–2012, Yayasan Go Green Calvin yang dipimpinnya melakukan penghijauan di lereng Gunung Merapi pascaerupsi dan memperoleh penghargaan dari Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta Sultan HB X sebagai organisasi massa terbaik.