BERITA TERKINI
Samsung Soroti Pentingnya Work-Life Balance Gen Z lewat Galaxy Watch7 dan Buds3 Series

Samsung Soroti Pentingnya Work-Life Balance Gen Z lewat Galaxy Watch7 dan Buds3 Series

Samsung mengangkat isu pengelolaan wellness atau kebugaran menyeluruh bagi generasi Z (Gen Z) yang dinilai kian memprioritaskan work-life balance untuk menekan stres, menjaga produktivitas, serta memelihara kesehatan fisik dan mental. Dalam siaran pers bertajuk “Yuk Kelola Wellness dengan Samsung Galaxy Ecosystem”, perusahaan menyoroti pemanfaatan perangkat seperti Galaxy Watch7 dan Galaxy Buds3 Series untuk membantu rutinitas hidup yang lebih seimbang.

Content creator Leonardo Alvaro menjadi salah satu contoh yang disampaikan dalam materi tersebut. Dengan jadwal pembuatan konten yang padat, ia mengaku tetap menyempatkan olahraga dan menjaga waktu istirahat. Ia juga menyebut penggunaan Galaxy Watch7 dan Galaxy Buds3 Pro membantunya memantau kondisi tubuh, mengatur pola tidur, serta menyusun dan mengikuti rutinitas olahraga. Leo menambahkan adanya fitur rekomendasi “Wellness Tips” yang disebut berbasis AI di Samsung Health untuk membantu mencapai target wellness.

Dokter spesialis kedokteran olahraga, dr. Andi Kurniawan, Sp.KO, turut memberikan pandangan bahwa kebiasaan hidup seimbang penting dibangun sejak usia muda sebagai investasi jangka panjang. Menurutnya, teknologi dapat dimanfaatkan sebagai pemantau awal kondisi dan kesiapan fisik sebelum memulai olahraga, sekaligus membantu meminimalkan risiko overtrain, terutama bagi pemula.

Dalam penjelasannya, dr. Andi menyinggung fitur Energy Score pada Galaxy Watch7 yang diklaim dapat membantu pengguna memahami kapan tubuh siap berlatih intensif dan kapan perlu beristirahat. Ia juga menyoroti fitur pemantauan tingkat stres yang mengukur Heart Rate (HR) dan Heart Rate Variability (HRV) dengan dukungan 2nd Gen Bioactive Sensor. Menurutnya, saat stres tubuh melepaskan hormon seperti adrenalin dan kortisol yang dapat membuat HR naik dan HRV turun, sehingga pelacakan HR dan HRV dapat memberi gambaran tingkat stres serta membantu pengguna mengenali pemicu dan cara menguranginya.

Selain pengelolaan stres, siaran pers tersebut menekankan olahraga sebagai salah satu cara stress relief. Disebutkan bahwa aktivitas fisik dapat memicu pelepasan endorfin yang berpengaruh pada suasana hati serta menurunkan kadar hormon stres. Leo mengungkapkan bahwa ia menetapkan target agar konsisten berolahraga dan memanfaatkan fitur Body Composition pada Galaxy Watch7 untuk memantau persentase lemak tubuh, massa otot, dan berat badan. dr. Andi menilai pemantauan komposisi tubuh dapat membantu menentukan jenis latihan yang sesuai, misalnya latihan kardio seperti lari atau bersepeda untuk membakar kalori, serta latihan kekuatan untuk meningkatkan massa otot, termasuk mempertimbangkan kombinasi keduanya.

Samsung juga menyoroti aspek motivasi dalam menjalani gaya hidup sehat. Leo menyebut dukungan perlengkapan, termasuk opsi strap pada Galaxy Watch7, dapat menunjang kenyamanan sekaligus gaya. Ia membagikan contoh padu padan penggunaan sport band, fabric band, hingga athleisure band sesuai kebutuhan aktivitas.

Faktor lain yang disebut dapat meningkatkan semangat berolahraga adalah musik. Leo mengatakan penggunaan Galaxy Buds3 Pro membantunya lebih menikmati aktivitas fisik, termasuk melalui fitur Adaptive Sound yang menyesuaikan tingkat transparansi suara agar tetap menyadari lingkungan sekitar. Ia juga menilai kualitas suara dan desain perangkat tersebut mendukung rutinitasnya.

Dalam informasi produk yang disertakan, Samsung menyebut Galaxy Watch7 tersedia dalam ukuran 40mm dengan harga mulai Rp4.499.000 (warna Green dan Cream) serta ukuran 44mm dengan harga mulai Rp4.999.000 (warna Green dan Silver). Sementara Galaxy Buds3 Pro disebut dibanderol Rp3.299.000 (warna Silver dan White). Samsung juga mencantumkan periode promo 7 Agustus hingga 5 September 2024, termasuk trade-in cashback hingga Rp500.000 serta diskon 10% untuk skema purchase with purchase pada pembelian bersamaan dengan aksesori tertentu.

Materi tersebut turut mengutip data survei yang menyebut 40% Gen Z mengaku sering atau selalu merasa stres, serta menyebut stres sebagai salah satu tujuan utama Gen Z di Indonesia berolahraga, dan pandangan bahwa penggunaan smartwatch untuk olahraga dianggap penting oleh mayoritas anak muda Indonesia.