Jakarta — Buku memoar Broken Strings karya Aurélie Moeremans disebut berpeluang diadaptasi menjadi film atau serial. Sejumlah rumah produksi dilaporkan telah menyatakan ketertarikan untuk mengangkat kisah dalam buku tersebut ke layar lebar maupun format serial.
Broken Strings ditulis langsung oleh Aurélie dan memuat perjalanan hidupnya, termasuk pengalaman pahit yang ia sebut sebagai child grooming saat berusia 15 tahun. Sejak awal 2026, buku ini menarik perhatian pembaca dan memunculkan dukungan moral dari berbagai pihak yang menyoroti beratnya pengalaman yang diceritakan.
Melalui akun Instagram @aurelie, Aurélie merespons salah satu pembaca yang berharap Broken Strings diadaptasi agar pesan di dalamnya menjangkau audiens lebih luas. Ia menyatakan terbuka terhadap usulan tersebut.
“Aku sih senang banget kalau suatu hari Broken Strings bisa diadaptasi jadi film atau limited series, biar impact-nya bisa lebih luas. Kira-kira siapa ya sutradara / produser yang paling pas?” tulis Aurélie, dikutip Senin, 12 Januari 2026. Ia juga menambahkan, “Tolong bantu bikin mereka aware kalau buku ini ada ya!”
Aurélie kemudian mengungkapkan bahwa sudah ada beberapa rumah produksi yang menunjukkan minat. Ia mengaku tidak menyangka respons dari pihak industri datang begitu cepat.
“Ada beberapa PH yang tertarik.. Ada satu yang aku gak sangka-sangka!” tulisnya. Namun, ia belum mengungkap nama rumah produksi yang dimaksud karena khawatir dapat memengaruhi proses yang sedang berjalan. “Can’t spill yet.. Takut jinx it.. TAPI AKU EXCITED BANGET, DOAIN LANCAR!” lanjutnya.
Di tengah antusiasme yang muncul, Aurélie juga melontarkan candaan bahwa dirinya merasa “cemburu” karena untuk pertama kalinya banyak rumah produksi mengejar karyanya dalam waktu bersamaan. “Apa aku harus cemburu sama buku aku ya? First time in my life sebanyak ini production houses ngejar di waktu yang sama… and it’s not even for me, it’s for Broken Strings,” tulisnya.

