Sebanyak kurang lebih 300 siswa Sekolah Dasar (SD) dari 33 sekolah negeri dan swasta se-Kecamatan Bojonegoro mengikuti Festival Lomba Seni dan Sastra Siswa Nasional (FLS3N) tingkat kecamatan di SD KITA, Sabtu (26/4/2025). Kegiatan yang dimulai sejak pukul 08.00 WIB itu menjadi ajang unjuk kebolehan siswa di bidang seni dan sastra.
Berbagai cabang dilombakan dalam FLS3N kali ini, di antaranya Seni Lukis Ekspresi, Vokal Solo, Kriya Tangan, Bercerita, Menulis Kreatif, Pantomim, dan Seni Tari. Para peserta menampilkan kemampuan terbaik mereka di hadapan juri yang berasal dari latar belakang seni dan pendidikan.
Ketua Kelompok Kerja Guru (KKG) Kecamatan Bojonegoro, Choir Sudarmono, S.Pd., mengatakan FLS3N tidak hanya menjadi kompetisi, tetapi juga wadah untuk menumbuhkan ekspresi diri serta mengembangkan potensi siswa. Ia menjelaskan, lomba di tingkat kecamatan ini merupakan bagian dari proses seleksi untuk menentukan perwakilan yang akan maju ke tingkat kabupaten.
“Kompetisi ini menjadi bagian dari proses seleksi di tingkat kecamatan. Nantinya, para pemenang akan melangkah maju ke FLS3N tingkat Kabupaten Bojonegoro yang dijadwalkan berlangsung pada 29 hingga 30 April 2025,” ujar Choir Sudarmono.
Ia juga menyampaikan harapan agar hasil seleksi dapat membawa nama baik Kecamatan Bojonegoro di tingkat kabupaten. Selain itu, ia menekankan pentingnya dukungan berkelanjutan terhadap pembinaan seni dan sastra bagi siswa, tidak hanya menjelang perlombaan. Choir berharap pemerintah daerah dapat lebih sering mengadakan kegiatan serupa untuk memperkaya pengalaman berkesenian anak-anak.
Sementara itu, salah seorang juri pantomim, Burhanudin, menilai dukungan terhadap proses kreatif siswa perlu dilakukan secara konsisten. Ia menekankan peran orang tua dan sekolah dalam menyediakan ruang pengembangan bakat, baik melalui kegiatan ekstrakurikuler maupun sanggar seni yang ada di Bojonegoro.
“Orang tua dan pihak sekolah perlu terus memberikan ruang bagi anak-anak untuk mengembangkan potensi mereka, baik melalui kegiatan ekstrakurikuler maupun sanggar seni yang ada di Bojonegoro. Pembinaan bakat ini jangan hanya dilakukan menjelang perlombaan saja,” katanya.
Para juara FLS3N tingkat kecamatan ini akan menjadi duta Kecamatan Bojonegoro pada FLS3N tingkat Kabupaten Bojonegoro. Ajang tersebut diharapkan dapat menjadi pijakan awal bagi siswa untuk menorehkan prestasi serta berkontribusi di bidang seni dan sastra.

