BANTUL — Sertifikasi platinum yang selama ini dikenal sebagai penanda prestasi bergengsi di industri musik kini mengalami penyesuaian seiring pergeseran pola konsumsi dari penjualan fisik ke layanan streaming. Jika sebelumnya perhitungan platinum bertumpu pada penjualan CD atau rilisan fisik lain, kini penghargaan tersebut dihitung berdasarkan pendapatan yang diperoleh artis dari performa streaming lagu maupun album.
Head of Artist Services Indonesia Believe, Ririe Cholid, menjelaskan bahwa pihaknya menggunakan acuan benchmark yang berlaku di industri musik Indonesia. Believe mengikuti patokan yang ditetapkan Asosiasi Industri Rekaman Indonesia (ASIRI) dalam pemberian sertifikasi platinum untuk artis di bawah naungannya. Namun, ia tidak merinci angka benchmark yang digunakan. Ririe menyebut, patokan untuk single dan album berbeda, dengan benchmark album yang lebih tinggi.
Menurut Ririe, mekanisme penghitungan berbasis streaming dinilai tidak lebih sulit dibanding era penjualan fisik. Ia menekankan bahwa data streaming bersifat transparan dan dapat diakses oleh musisi, sehingga mereka bisa memantau perkembangan capaian karyanya menuju kategori platinum.
Believe, kata Ririe, baru menerapkan pembagian platinum awards dalam periode belakangan setelah ada penjelasan yang dinilai jelas terkait penerapannya. Salah satu contoh terbaru adalah musisi asal Bantul, Ndarboy Genk, yang menerima sertifikasi untuk lagu “Mendung Tanpo Udan” (1x platinum) dan “Koyo Jogja Istimewa” (3x platinum). Believe juga disebut telah memberikan sertifikasi serupa kepada sejumlah artis lain, antara lain Hindia, Yura Yunita, Sal Priadi, Idgitaf, Feast., dan Nadhif Basalamah.
Saat artikel ini ditulis, “Mendung Tanpo Udan” tercatat telah diputar 67 juta kali di Spotify dan video musiknya di YouTube mencapai 104 juta kali.
Di tengah perubahan lanskap industri, Ririe menilai sertifikasi platinum masih relevan. Menurutnya, penghargaan itu menjadi bentuk apresiasi bagi musisi dan pihak-pihak di balik karya yang berhasil diterima luas oleh pendengar. Ia juga menyoroti bahwa mencapai angka streaming besar bukan perkara mudah.
Selain sebagai pengakuan atas pencapaian, Ririe menilai sertifikasi platinum dapat menjadi motivasi bagi musisi lain untuk terus berkarya secara konsisten dan menjaga autentisitas. Ia berharap capaian tersebut dapat menunjukkan bahwa karya dengan konsistensi dan karakter yang kuat tetap memiliki peluang untuk menjangkau pendengar secara luas.