Penyanyi pop asal Amerika Serikat, Sombr, melontarkan pernyataan yang menarik perhatian saat menghadiri BRIT Awards 2026 di Co-op Live, Manchester, Inggris, akhir pekan lalu. Di tengah suasana karpet merah, ia menyampaikan kekagumannya terhadap sejarah musik Britania yang disebutnya turut membentuk proses kreatifnya selama ini.
Musisi bernama asli Shane Sommers itu mengatakan, meski ia mencintai Amerika Serikat, ia menilai Inggris Raya lebih unggul dalam melahirkan musisi dan aksi panggung yang ikonik. “Saya hanya mencintai tempat ini. Menurut opini saya, saya mencintai Amerika, namun saya pikir aksi panggung dan musisi dari Inggris mengalahkan mereka dalam hal melahirkan sosok-sosok yang ikonik,” kata Sombr dalam wawancara dengan NME.
Sombr menyebut pengaruh besar sejumlah legenda musik Inggris, seperti The Beatles, The Rolling Stones, David Bowie, hingga Elton John. Ia juga mengaku terinspirasi oleh musisi asal Manchester, termasuk Oasis, The Stone Roses, dan The Verve.
Menurut Sombr, inspirasi dari band-band Inggris turut memengaruhi karakter musik yang ia buat. Hal itu, kata dia, kerap membuat publik mengira Sombr adalah sebuah grup musik, bukan solois. “Saya sering mengalami hal itu (dikira sebagai band). Saya pikir itu karena beberapa musik yang saya buat terasa seperti musik yang dibuat oleh sebuah band, padahal itu hanya saya sendiri,” tuturnya. “Mungkin karena saya sangat terinspirasi oleh begitu banyak band Inggris.”
Kehadiran Sombr di BRIT Awards 2026 juga berkaitan dengan pencapaiannya tahun ini. Musisi berusia 20 tahun itu masuk dalam dua nominasi, yakni International Artist dan International Song. Ia juga tampil membawakan lagu “Undressed” dan “Back To Friends”.
Dalam penampilannya, sempat terjadi insiden ketika seseorang naik ke panggung dan mendorong Sombr hingga jatuh. Peristiwa itu awalnya dikira sebagai gangguan keamanan, namun pihak manajemen kemudian mengonfirmasi bahwa aksi tersebut sudah direncanakan untuk memicu percakapan di media sosial.
Sombr tidak membawa pulang piala setelah kategori International Artist dimenangkan oleh Rosalía dan International Song diraih kolaborasi Rosé dan Bruno Mars lewat “APT.” Meski demikian, ia menyatakan tidak kecewa. Ia menilai penerimaan publik Inggris terhadap album debutnya, “I Barely Know Her”, sebagai capaian yang besar, sembari mempersiapkan diri untuk tampil di Coachella 2026.

