BERITA TERKINI
Sulawesi Tengah Siap Gelar Paskah Nasional FUKRI 2026, Libatkan Lintas Denominasi Gereja

Sulawesi Tengah Siap Gelar Paskah Nasional FUKRI 2026, Libatkan Lintas Denominasi Gereja

Sulawesi Tengah bersiap menjadi tuan rumah Paskah Nasional Forum Umat Kristen Indonesia (FUKRI) 2026 yang dijadwalkan berlangsung pada 24–26 April 2026 di Kabupaten Sigi dan Kota Palu. Kegiatan ini diproyeksikan menjadi momentum konsolidasi lintas denominasi gereja, sekaligus agenda berskala nasional yang melibatkan dukungan pemerintah daerah.

Gereja Bala Keselamatan ditunjuk sebagai pelaksana utama atau conference implementing committee (CIC). Penunjukan tersebut didasarkan pada kesiapan fasilitas serta dukungan jemaat. Pemerintah provinsi dan pemerintah kabupaten setempat juga menyatakan dukungan penuh agar seluruh rangkaian acara berjalan lancar.

Rangkaian kegiatan Paskah Nasional FUKRI 2026 akan dipusatkan di Kabupaten Sigi dengan koordinasi lintas denominasi gereja. Dalam agenda ini, FUKRI disebut berperan sebagai penghubung gereja-gereja di Sulawesi Tengah dan memiliki keterkaitan dengan World Christian Forum di tingkat global.

Kesiapan daerah ditegaskan Wakil Bupati Sigi Samuel Yansen Pongi yang juga menjabat Ketua Pelaksana Harian. Pernyataan itu disampaikan dalam Rapat Pleno II Panitia Paskah Nasional FUKRI, Kamis (19/2/2026), di Gereja Bala Keselamatan Korps II Palu.

“Sulawesi Tengah siap menjadi tuan rumah Paskah Nasional. Ini bukan hanya perayaan, tapi tanggung jawab besar untuk menunjukkan semangat persatuan Gereja serta dampak nyata bagi masyarakat,” kata Samuel.

Pemerintah provinsi dan pemerintah kabupaten/kota disebut mendukung pelaksanaan kegiatan, termasuk pada aspek transportasi, akomodasi, konsumsi, serta kebutuhan teknis. Sejumlah denominasi gereja juga akan dilibatkan sesuai kapasitas pelayanan, mulai dari musik, liturgi, paduan suara massal, hingga pelayanan sosial.

Selain ibadah puncak, panitia merencanakan seminar dengan tema Kekristenan lintas budaya, kesatuan tubuh Kristus, serta penginjilan di era disrupsi. Kegiatan sosial juga disiapkan, antara lain gerakan kebersihan kota, pengobatan gratis, dan pelayanan pendidikan bagi masyarakat sekitar.