BERITA TERKINI
Tari Persembahan Buka Rapat Paripurna HUT ke-276 Langkat di DPRD, Tegaskan Kehormatan dan Identitas Budaya

Tari Persembahan Buka Rapat Paripurna HUT ke-276 Langkat di DPRD, Tegaskan Kehormatan dan Identitas Budaya

Suasana khidmat menyelimuti Ruang Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Langkat saat peringatan Hari Jadi Kabupaten Langkat ke-276. Acara dibuka dengan penampilan Tari Persembahan, tarian tradisional yang dikenal sebagai simbol penghormatan kepada tamu kehormatan sekaligus cerminan jati diri masyarakat Langkat yang menjunjung adat, sejarah, dan kearifan lokal.

Penampilan Tari Persembahan menjadi pusat perhatian undangan. Para penari tampil dengan busana tradisional berornamen khas Melayu Langkat, diiringi alunan musik tradisional. Prosesi penyuguhan persembahan dimaknai sebagai doa, harapan, dan penghormatan kepada para pemimpin daerah serta seluruh masyarakat Langkat agar senantiasa diberi keberkahan dalam mengemban amanah pembangunan.

Rapat paripurna tersebut dihadiri jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), pimpinan dan anggota DPRD Kabupaten Langkat, kepala perangkat daerah, tokoh masyarakat, tokoh adat, serta perwakilan unsur pemuda dan organisasi kemasyarakatan. Kehadiran berbagai elemen ini menegaskan peringatan hari jadi tidak hanya menjadi seremoni tahunan, tetapi juga momentum untuk memperkuat sinergi pembangunan yang berorientasi pada kepentingan publik.

Dalam sambutannya, Ketua DPRD Kabupaten Langkat menyampaikan bahwa peringatan hari jadi ke-276 perlu dimaknai sebagai refleksi atas capaian pembangunan sekaligus evaluasi terhadap tantangan yang masih dihadapi daerah. Ia menegaskan komitmen DPRD bersama Pemerintah Kabupaten Langkat untuk mendorong kebijakan yang berpihak pada kesejahteraan rakyat dengan prinsip transparansi, akuntabilitas, dan keadilan sosial.

Sementara itu, Bupati Langkat menyampaikan apresiasi kepada seluruh elemen masyarakat atas kontribusi dalam menjaga stabilitas, persatuan, dan semangat gotong royong. Ia menekankan bahwa keberhasilan pembangunan tidak semata diukur dari pertumbuhan infrastruktur dan ekonomi, tetapi juga dari terpeliharanya nilai budaya dan identitas lokal di tengah modernisasi.

“Langkat adalah rumah besar bagi keberagaman budaya dan potensi sumber daya manusia. Tari Persembahan yang kita saksikan hari ini menjadi simbol bahwa dalam setiap langkah pembangunan, kita tidak boleh tercerabut dari akar sejarah dan nilai-nilai luhur yang diwariskan para pendahulu,” ujar Bupati dalam pidatonya.

Momentum hari jadi ini juga dimanfaatkan untuk menguatkan visi pembangunan jangka panjang Kabupaten Langkat. Pemerintah daerah menyatakan komitmen meningkatkan kualitas pelayanan publik, memperluas akses pendidikan dan kesehatan, serta mendorong pertumbuhan ekonomi berbasis potensi lokal, termasuk pertanian, pariwisata, dan industri kreatif yang berakar pada kekayaan budaya daerah.

Seorang tokoh adat Langkat yang hadir turut menyampaikan harapan agar generasi muda semakin mencintai dan melestarikan budaya lokal. Menurutnya, keberlangsungan tradisi seperti Tari Persembahan bukan hanya tanggung jawab seniman dan pemerintah, melainkan seluruh lapisan masyarakat sebagai pewaris identitas daerah.

Peringatan Hari Jadi Kabupaten Langkat ke-276 di Ruang Paripurna DPRD menegaskan bahwa pembangunan dan pelestarian budaya dapat berjalan beriringan. Melalui simbol budaya yang ditampilkan, Langkat menyampaikan pesan bahwa kemajuan daerah tetap berakar pada nilai tradisi dan kearifan lokal.