BERITA TERKINI
Tarling Perdana Pemkab Ciamis di Lakbok Disertai Penyaluran Insentif dan Bantuan Rutilahu

Tarling Perdana Pemkab Ciamis di Lakbok Disertai Penyaluran Insentif dan Bantuan Rutilahu

Pemerintah Kabupaten Ciamis memulai agenda Tarawih Keliling (Tarling) Ramadan 1447 Hijriah di Kecamatan Lakbok. Kegiatan perdana ini berlangsung di Masjid Besar Al Hidayah, Desa Cintaratu, Senin (23/2), dan dipimpin langsung Bupati Ciamis Herdiat Sunarya.

Dalam kegiatan tersebut, Pemkab Ciamis menyalurkan insentif kepada sejumlah tokoh dan elemen masyarakat, di antaranya guru Diniyah Takmiliyah Awaliyah (DTA), guru TPA, imam masjid desa, imam masjid kecamatan, serta ketua RT dan RW. Selain itu, diserahkan bantuan Al-Qur’an kepada Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) dan paket sembako kepada Unit Pengumpul Zakat (UPZ) desa.

Herdiat menyampaikan keinginan pemerintah daerah untuk meningkatkan nominal bantuan, namun mengakui kemampuan anggaran masih terbatas. “Kami tentu ingin meningkatkan nominalnya, namun kemampuan anggaran saat ini masih terbatas. Mudah-mudahan ke depan bisa lebih maksimal dan semakin bermanfaat bagi masyarakat,” kata Herdiat.

Tarling perdana ini turut dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), jajaran kepala dinas, serta para camat dan kepala desa se eks Kewadanan Banjarsari. Kehadiran jajaran pimpinan daerah disebut menjadi simbol kebersamaan pemerintah dengan masyarakat dalam menyambut dan mengisi Ramadan.

Dalam kesempatan yang sama, Herdiat juga menyinggung kondisi pemerintahan memasuki satu tahun periode keduanya. Ia mengakui pada awal periode tersebut pemerintah daerah menghadapi tantangan, terutama karena Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) mengalami defisit. Menurutnya, kondisi itu berdampak pada tersendatnya sejumlah pembangunan, termasuk infrastruktur jalan dan fasilitas pendidikan.

Meski demikian, ia menyatakan pemerintah daerah berupaya melakukan pembenahan secara bertahap agar pembangunan kembali berjalan optimal dan pelayanan kepada masyarakat tetap terjaga. Herdiat menambahkan, penyaluran insentif merupakan bentuk perhatian pemerintah daerah kepada tokoh dan elemen masyarakat yang dijaga konsistensinya setiap tahun.

Selain agenda Tarling, Pemkab Ciamis juga menyalurkan bantuan Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu) kepada dua warga Desa Cintaratu, Kecamatan Lakbok, pada hari yang sama. Dua penerima bantuan tersebut adalah Supriyatin (RT 28 RW 07) dan Sati, seorang janda dengan tiga anak (RT 34 RW 09). Kondisi rumah keduanya dinilai tidak lagi memenuhi standar kelayakan dari aspek keamanan dan kenyamanan.

Masing-masing penerima memperoleh bantuan Rp20 juta yang bersumber dari program Corporate Social Responsibility (CSR) Bank BJB, untuk mendukung perbaikan hunian masyarakat kurang mampu agar lebih aman, sehat, dan nyaman.

Herdiat menyampaikan apresiasi kepada Bank BJB atas kontribusinya, seraya menegaskan pentingnya sinergi pemerintah daerah dan sektor swasta dalam mempercepat peningkatan kesejahteraan warga. Ia juga menyebut program Rutilahu akan dilaksanakan bertahap dengan mempertimbangkan skala prioritas dan kemampuan anggaran.

Penyerahan bantuan berlangsung haru, terutama bagi Sati. Ia mengaku tidak menyangka akan menerima bantuan, terlebih saat didatangi langsung oleh bupati ketika sedang berjualan. “Saya sangat bersyukur dan berterima kasih kepada Bapak Bupati. Bantuan ini sangat berarti bagi kami,” ujarnya.