BERITA TERKINI
Tiga Strategi Kementerian Ekraf agar Startup Tetap Tumbuh di Tengah Persaingan Ketat

Tiga Strategi Kementerian Ekraf agar Startup Tetap Tumbuh di Tengah Persaingan Ketat

Di tengah persaingan yang semakin ketat dan keterbatasan pendanaan, banyak pelaku startup mulai menata ulang strategi agar bisnisnya tetap bertahan dan terus tumbuh. Kementerian Ekonomi Kreatif/Badan Ekonomi Kreatif (Kementerian Ekraf/Badan Ekraf) membagikan sejumlah kunci yang dinilai penting agar usaha rintisan dapat menghadapi tantangan tersebut.

Analis Kebijakan Ahli Madya Kementerian Ekraf, Muhammad Azhar Iskandar Zainal, menyampaikan bahwa strategi pertama adalah berani beradaptasi atau melakukan pivot ketika model bisnis lama tidak lagi relevan. Ia menilai kondisi “startup winter” mendorong banyak pelaku usaha mengubah arah agar tetap bisa bertahan. Pernyataan itu disampaikan Azhar dalam keterangan tertulis pada Selasa (28/10).

Strategi kedua adalah menggeser fokus dari sekadar mengejar valuasi menjadi berorientasi pada keuntungan. Menurut Azhar, semakin banyak startup yang menyadari keberlanjutan bisnis lebih ditentukan oleh kestabilan finansial dan efisiensi, bukan semata-mata bergantung pada suntikan modal besar.

Strategi ketiga, pelaku usaha didorong membangun kolaborasi strategis dengan mitra yang relevan. Kolaborasi dinilai dapat membantu bisnis tidak berjalan sendiri, sekaligus membuka peluang ekspansi dan inovasi yang lebih luas. “Kolaborasi dengan mitra yang dapat tumbuh bersama menjadi langkah penting agar peluang ekspansi dan inovasi bisa terbuka lebih luas,” kata Azhar.

Rangkaian strategi tersebut disampaikan dalam kegiatan business matching bertajuk “BEKUP SCALE UP: Navigating Emerging Market Potentials” yang digelar Kementerian Ekraf bersama KUMPUL dalam KUMPUL Connect for Change Summit 2025 di Jakarta.