Perubahan besar terjadi dalam jajaran Yonkou atau Kaisar Laut di dunia One Piece. Setelah sekian lama didominasi bajak laut generasi lama, kini tiga dari empat posisi Yonkou diisi wajah-wajah baru. Pergeseran ini menandai naiknya generasi yang lebih muda, sementara dari jajaran lama, hanya Shanks dan Buggy yang masih masuk kategori bajak laut senior.
Dua Yonkou lainnya disebut berasal dari kelompok yang kerap disebut “generasi terburuk”, yang selama ini dikenal sering memicu kekacauan di dunia One Piece. Di tengah perubahan tersebut, kemunculan Buggy sebagai Yonkou sempat memunculkan protes dari sebagian penggemar. Namun, jika merujuk pada riwayatnya, Buggy dinilai memiliki alasan yang membuatnya pantas berada di posisi itu.
Buggy diketahui pernah berada dalam satu kapal dengan Shanks. Keduanya juga tumbuh bersama di kapal bajak laut Gol D. Roger. Selain itu, Buggy disebut memiliki anak buah yang kuat setelah dirinya lolos dari penjara Impel Down.
Selain Buggy, dua Yonkou baru lainnya juga disebut memiliki hubungan dengan Shanks. Marshall D. Teach alias Kurohige dikaitkan dengan luka di mata Shanks pada masa lalu. Disebutkan, luka tersebut terjadi saat Shanks masih berada di bawah bendera bajak laut Gol D. Roger dan berhadapan dengan Kurohige yang saat itu masih aktif di kelompok bajak laut Shirohige.
Sementara itu, Monkey D. Luffy disebut memiliki kedekatan tersendiri dengan Shanks. Luffy kerap dianggap sebagai murid Shanks, termasuk karena topi jerami yang dipakai Luffy merupakan pemberian Shanks. Dalam cerita, Shanks juga kehilangan tangan kirinya saat menyelamatkan Luffy di laut. Peristiwa itu disebut menjadi salah satu alasan yang mendorong Luffy memilih jalan sebagai bajak laut.
Rangkaian keterkaitan tersebut membuat sebagian penggemar menilai bahwa para Yonkou baru memiliki benang merah dengan Shanks, meski tidak semua penonton atau pembaca One Piece menyadarinya.

