BERITA TERKINI
Tujuh Kebiasaan Orang Tua yang Bisa Membentuk Anak Menjadi Pribadi Lebih Baik, Menurut Psikologi

Tujuh Kebiasaan Orang Tua yang Bisa Membentuk Anak Menjadi Pribadi Lebih Baik, Menurut Psikologi

Banyak orang kerap meragukan dirinya sendiri—merasa belum cukup baik, belum cukup sukses, atau tidak memiliki kualitas positif yang layak dibanggakan. Namun, psikologi menunjukkan bahwa sifat-sifat baik seseorang tidak hanya terbentuk dari pengalaman pribadi, melainkan juga dari contoh yang dilihat sejak kecil.

Lingkungan keluarga dengan kebiasaan sehat, komunikasi yang positif, serta teladan moral yang kuat dapat tertanam dalam diri anak tanpa disadari. Dalam keseharian, tindakan orang tua dapat membentuk kepribadian anak menjadi lebih matang, penuh empati, dan tangguh menghadapi kehidupan.

Berikut tiga hal yang disebutkan dalam artikel rujukan sebagai kebiasaan orang tua yang, jika Anda sering melihatnya sejak kecil, bisa menjadi tanda bahwa Anda sebenarnya pribadi yang lebih baik daripada yang Anda kira.

1. Meminta maaf saat salah
Tidak semua orang tua mau mengakui kesalahan. Namun, apabila sejak kecil Anda melihat orang tua dengan tulus mengatakan, “Maaf, Ayah/Ibu salah,” Anda dapat tumbuh dengan pemahaman bahwa kesalahan bukan aib, melainkan bagian dari proses belajar. Dalam psikologi, hal ini kerap dipahami sebagai pembelajaran melalui role modeling, yakni anak menyerap nilai dari perilaku nyata, bukan sekadar nasihat.

2. Menghargai orang lain tanpa memandang status
Jika orang tua terbiasa menyapa satpam, sopir, pedagang, atau siapa pun dengan hormat, kebiasaan itu dapat menumbuhkan empati dan cara pandang yang setara. Pola ini berpotensi membentuk pribadi yang tidak mudah meremehkan orang lain dan memiliki kecerdasan sosial yang lebih matang.

3. Tidak malu menunjukkan kasih sayang
Pelukan, kata-kata sayang, atau sentuhan hangat memberi sinyal emosional yang kuat. Bentuk afeksi semacam ini dapat menjadi pengalaman penting bagi anak dalam memahami rasa aman dan kedekatan emosional di dalam keluarga.

Catatan: Data rujukan menyebutkan ada tujuh kebiasaan, namun materi yang tersedia hanya memuat tiga poin di atas.