Pemerintah Kota Jambi kembali menegaskan komitmennya pada pendidikan anak usia dini melalui Festival Permainan Sains Gelombang Sabun. Kegiatan ini menghadirkan pembelajaran sains dasar dengan pendekatan bermain untuk anak-anak PAUD.
Wali Kota Jambi dr. H. Maulana, MKM, dalam sambutannya mengajak para orang tua memberi perhatian serius terhadap pendidikan sejak dini. Ia menekankan bahwa pendidikan merupakan bekal penting yang dapat diwariskan kepada anak.
“Perhatian kami terhadap pendidikan sangat besar. Saya dan istri bisa seperti sekarang bukan karena warisan harta, tapi karena ilmu dan pendidikan yang diberikan orang tua kami. Itu adalah warisan terbaik,” kata Maulana.
Maulana juga menyampaikan bahwa pendidikan tidak dimulai ketika anak memasuki sekolah formal, melainkan sejak masa kehamilan. Menurutnya, fondasi pendidikan dimulai dari 1.000 hari pertama kehidupan.
“Pondasi utama pendidikan dimulai dari 1000 hari pertama kehidupan. Jika seorang ibu bahagia selama kehamilan, rajin membaca Al-Qur’an, maka perkembangan otak anak akan jauh lebih baik,” ujarnya.
Selain itu, ia mengingatkan pentingnya keseimbangan antara pendidikan umum dan pendidikan agama. “Ilmu itu yang akan mengangkat derajat kita. Kalau ingin dunia dengan ilmu, kalau ingin akhirat dengan ilmu. Maka berikan anak-anak kita ilmu dunia dan ilmu agama,” tambahnya.
Dalam kesempatan yang sama, Ketua TP PKK sekaligus Bunda PAUD Kota Jambi, Nadiyah Maulana, menilai pengenalan sains sejak usia dini perlu dilakukan dengan metode yang menyenangkan. Ia menyebut festival permainan sains sebagai contoh pembelajaran yang memungkinkan anak belajar sambil bermain.
“Festival permainan sains seperti ini adalah contoh bagaimana anak bisa belajar sambil bermain. Kita ingin menciptakan generasi yang cerdas, kreatif, dan bahagia. Maka kenalkan anak dengan sains sejak dini,” ujar Nadiyah.
Ia menjelaskan, pengenalan sains sejak dini dapat membantu membentuk pola pikir kritis dan inovatif anak, terutama ketika dikemas dalam suasana bermain. Karena itu, ia mendorong pendidik PAUD dan orang tua untuk terus berinovasi dalam metode pembelajaran.
Melalui program Bunda PAUD Bahagia, Pemerintah Kota Jambi menargetkan 100 persen anak usia dini di kota tersebut dapat mengakses pendidikan yang berkualitas, menyenangkan, dan membentuk karakter sejak awal.
Festival ini diikuti ratusan anak PAUD bersama guru dan orang tua. Para peserta diajak bermain sambil belajar mengenal konsep sains dasar melalui berbagai permainan interaktif, seperti gelembung sabun dan eksperimen air.

