BERITA TERKINI
Webinar UNAIR Bahas Cara Generasi Z Menggali Ide dan Menulis Esai Populer di Media Massa

Webinar UNAIR Bahas Cara Generasi Z Menggali Ide dan Menulis Esai Populer di Media Massa

Himpunan Mahasiswa Kesehatan Masyarakat Universitas Airlangga (UNAIR) menggelar webinar nasional sekaligus pelatihan menulis bertajuk Build Generation Z Creativity Through Essay Writing pada Minggu (22/5/2022). Kegiatan ini menghadirkan Ikram Putra, Manager Pengembangan Audiens The Conversation, yang membahas peran Generasi Z dalam pengembangan esai populer serta kontribusi ide melalui media massa.

Dalam pemaparannya, Ikram menjelaskan bahwa The Conversation bertujuan memasok opini dari mahasiswa, dosen, peneliti, dan pakar mengenai suatu isu. Opini tersebut kemudian diolah menjadi artikel yang dapat dibaca dan dipahami publik luas.

Ikram menegaskan, peran media ini tidak terbatas pada Generasi Z, tetapi juga terbuka bagi milenial dan kelompok lainnya. Bagi Generasi Z yang belum menjadi dosen atau pakar, ia menyebut keterlibatan tetap dapat dilakukan dengan mengirimkan ide topik yang ingin dibaca kepada The Conversation.

Selain itu, Ikram menekankan pentingnya pola pikir kritis dalam merespons isu yang beredar di masyarakat. Menurutnya, kunci berpikir kritis adalah tidak berhenti bertanya, dengan mengacu pada konsep 5W+1H.

Untuk mempraktikkan pendekatan tersebut, ia mengajak peserta melakukan studi kasus dengan menerapkan 5W+1H pada sejumlah isu terkini, yakni pertemuan Presiden Joko Widodo dan Elon Musk, kasus pelecehan seksual yang melibatkan Gofar Hilman, serta Safa Space di Twitter. Ikram menilai, sebuah isu dapat dilihat dari beragam perspektif sehingga penulis perlu menggali sudut pandang lain dan tidak terpaku pada pusat wacana.

Di bagian akhir, Ikram menyampaikan sejumlah hal yang perlu dikembangkan untuk melatih kemampuan dan memperkaya ide menulis artikel di media massa. Ia mendorong peserta untuk banyak membaca guna menambah pengetahuan sekaligus mempelajari jenis artikel yang disukai, mengenali penulis dan gaya penulisannya, lalu menirunya sebagai latihan. Ia juga menekankan pentingnya memantau linimasa agar penulis tetap mengikuti isu terkini, membiasakan diri bertanya dengan 5W+1H, serta rutin berlatih karena menulis memerlukan teori dan praktik.

Ikram turut mengingatkan agar penulis pemula tidak takut memulai. Menurutnya, setiap penulis pernah berada di tahap awal, dan yang terpenting adalah berani berproses serta melawan rasa takut.