Sejumlah film Indonesia yang diadaptasi dari novel dan cerpen karya Asma Nadia kini dapat disaksikan di Netflix. Deretan judul ini menghadirkan ragam cerita, mulai dari drama keluarga, romansa, hingga perjalanan spiritual, dengan benang merah nilai-nilai religius yang kerap menonjol.
1. Rumah Tanpa Jendela (2011)
Film Rumah Tanpa Jendela merupakan adaptasi novel Jendela Rara dan digarap bersama sutradara Aditya Gumay. Ceritanya berpusat pada Rara, gadis kecil dari keluarga miskin yang tinggal di permukiman kumuh dan memimpikan rumah yang memiliki jendela. Di sisi lain, ada Aldo, anak laki-laki kaya yang memiliki keterbelakangan dan kerap merasa kesepian. Pertemuan keduanya melahirkan persahabatan, meski hubungan mereka mendapat penolakan dari keluarga Aldo yang menganggap Rara tidak layak bergaul dengan mereka. Film ini juga disebut melambungkan nama Emir Mahira sebagai pemeran utama pria terbaik di FFI 2011.
2. Assalamualaikum Beijing (2014)
Assalamualaikum Beijing diadaptasi dari novel berjudul sama yang dirilis pada 2013, dengan Guntur Soeharjanto sebagai sutradara. Film ini dibintangi Revalina S. Temat, Laudya Cynthia Bella, dan Morgan Oey. Kisahnya mengikuti Asma, penulis muslimah yang menjalani perjalanan emosional setelah dikhianati kekasihnya. Tugas di Beijing mempertemukannya dengan Zhongwen, laki-laki yang tidak percaya agama. Hubungan keduanya tidak berjalan mudah, karena Asma masih diganggu masa lalu dan mengalami penyakit yang membuatnya menjadi buta, sementara perbedaan keyakinan menjadi penghalang lain.
3. Surga yang Tak Dirindukan (2015)
Film Surga yang Tak Dirindukan merupakan adaptasi novel Asma Nadia berjudul sama dan dibintangi Fedi Nuril, Laudya Cynthia Bella, serta Raline Shah. Cerita menyorot Pras, seorang pria yang dihadapkan pada keputusan rumit untuk menikahi perempuan lain yang putus asa hingga mencoba bunuh diri, meski ia telah memiliki istri dan anak. Keputusan tersebut memicu keretakan rumah tangga, termasuk tuntutan agar ia menceraikan sang istri dan menjauh dari anaknya, meski Pras tetap berniat membantu. Film ini disebut meraih kesuksesan besar hingga memiliki tiga season dan diadaptasi menjadi serial.
4. Jilbab Traveler: Love Sparks in Korea (2016)
Jilbab Traveler: Love Sparks in Korea merupakan adaptasi karya Asma Nadia yang dibintangi Bunga Citra Lestari, Morgan Oey, dan Giring Ganesha. Film ini mengambil latar beberapa negara. Cerita berfokus pada Rania, seorang traveller muslimah yang gemar membagikan pengalaman lewat tulisan, sebuah cita-cita yang lahir dari dukungan dan amanah sang ayah agar ia bermanfaat. Dalam perjalanannya, Rania bertemu seorang pria muslim asal Korea, namun pada saat yang sama ia juga telah ditunggu laki-laki lain.
5. Cinta Laki-Laki Biasa (2016)
Masih bernuansa Islami, Cinta Laki-Laki Biasa diadaptasi dari cerpen karya Asma Nadia dan dibintangi Deva Mahenra serta Velove Vexia. Film ini memadukan drama, romantisme, agama, dan komedi. Alurnya mengikuti Rafli, pria sederhana, yang menjalin asmara dengan Nania, perempuan dari keluarga kaya. Perbedaan status menjadi ujian dalam rumah tangga mereka. Konflik memuncak ketika Nania mengalami lupa ingatan akibat kecelakaan, hingga tidak mengenali dan tidak mencintai suaminya, serta justru dekat dengan mantan kekasih yang didukung keluarga Nania.
6. Assalamualaikum Beijing 2: Lost in Ningxia (2025)
Assalamualaikum Beijing 2: Lost in Ningxia disebut masih berada di jajaran trending Netflix. Meski merupakan sekuel, film ini disebut tidak memiliki kaitan atau hubungan dengan film Assalamualaikum Beijing (2014). Cerita berpusat pada Aisyah, seorang gadis mualaf yang patah hati setelah dikhianati kekasihnya. Ia datang ke Ningxia untuk memberi kejutan, namun justru menghadapi pengkhianatan. Peristiwa itu mempertemukannya dengan pemahaman Islam yang ia sebut sesungguhnya melalui Mo, laki-laki asal Indonesia yang telah lama menetap di Ningxia, sekaligus menempatkan hati Aisyah dalam dilema.
7. Assalamualaikum Baitullah (2025)
Di bawah arahan sutradara Hadrah Daeng Ratu, Assalamualaikum Baitullah dibintangi Michelle Ziudith, Arbani Yasiz, Tissa Biani, Miqdad Addausy, hingga Ummi Quary. Film ini mengisahkan Amira, perempuan yang diam-diam diselingkuhi suaminya karena ia tidak bisa memberikan keturunan. Pada saat bersamaan, Amira juga kehilangan orang-orang tercintanya, termasuk sang ibu. Cobaan yang datang bertubi-tubi membuat Amira memilih untuk bunuh diri, namun ia selamat setelah ditolong seorang laki-laki saleh yang kelak membuatnya jatuh hati. Untuk memantapkan keputusan dan menenangkan pikiran, Amira memilih berserah diri kepada Allah dengan mendatangi Baitullah.
Secara umum, film-film adaptasi karya Asma Nadia yang tersedia di Netflix ini menonjolkan tema religius dan kisah yang bertujuan memberi inspirasi. Sejumlah judul juga menghadirkan latar luar negeri sebagai bagian dari perjalanan tokohnya.

