JAKARTA – DPR RI menjadwalkan sejumlah rapat pada Selasa (19/5/2026) dengan melibatkan kementerian, lembaga negara, serta pemangku kepentingan lain. Topik yang dibahas beragam, mulai dari dinamika geopolitik global, penyerapan gabah petani, hilirisasi mineral dan batu bara (minerba), hingga evaluasi program strategis nasional di sektor pendidikan dan kebudayaan.
Sejak pagi, beberapa komisi menggelar rapat kerja dan rapat dengar pendapat secara paralel. Komisi I DPR RI dijadwalkan rapat kerja bersama Menteri Pertahanan, Panglima TNI, serta para Kepala Staf TNI mulai pukul 10.00 WIB. Agenda rapat mencakup perkembangan dinamika geopolitik global dan pasukan perdamaian di Timur Tengah.
Pada waktu yang sama, Komisi IV DPR RI menggelar rapat kerja dan rapat dengar pendapat dengan Menteri Pertanian, Kepala Badan Pangan Nasional, serta Perum BULOG. Pembahasan difokuskan pada penyerapan gabah di tengah upaya menjaga stabilitas pangan nasional.
Komisi X DPR RI juga memanggil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah untuk membahas evaluasi pelaksanaan TKA, tindak lanjut rekomendasi Komisi X, evaluasi program strategis nasional, serta Surat Edaran Mendikdasmen RI Nomor 7 Tahun 2026.
Masih pada pukul 10.00 WIB, Komisi XI DPR RI dijadwalkan menggelar rapat kerja dengan Ketua Dewan Komisioner Lembaga Penjamin Simpanan (LPS). Rapat tersebut membahas penyesuaian pembidangan dan pembagian tugas Dewan Komisioner LPS.
Di Badan Legislasi (Baleg) DPR RI, rapat dengar pendapat umum akan menghadirkan Dr. Agung Firman Sampurna dan Alexander Marwata dalam rangka pemantauan dan peninjauan UU Nomor 15 Tahun 2006 tentang Badan Pemeriksa Keuangan serta UU Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.
Memasuki siang hari, Komisi XII DPR RI menjadwalkan rapat dengar pendapat bersama Direktur Jenderal Minerba Kementerian ESDM pada pukul 11.00 WIB. Agenda rapat mencakup progres hilirisasi minerba serta realisasi dan proyeksi penerimaan negara bukan pajak (PNBP) sektor minerba.
Pada pukul 13.00 WIB, Baleg DPR RI melanjutkan penyusunan RUU tentang Perubahan atas UU Nomor 11 Tahun 2006 tentang Pemerintahan Aceh. Di jam yang sama, Komisi II DPR RI menggelar rapat dengar pendapat dan rapat dengar pendapat umum bersama jajaran Kementerian ATR/BPN, pemerintah daerah, serta kelompok masyarakat untuk membahas berbagai persoalan pertanahan dan menerima masukan terkait sengketa lahan.
Komisi IV DPR RI kembali menggelar rapat kerja dengan Menteri Pertanian untuk membahas hasil pemeriksaan BPK Tahun 2025, evaluasi pelaksanaan anggaran 2025, serta progres pelaksanaan anggaran 2026.
Masih pada pukul 13.00 WIB, Komisi VI DPR RI dijadwalkan rapat kerja bersama Menteri Perdagangan terkait rencana pengesahan Persetujuan Kemitraan Ekonomi Komprehensif antara Pemerintah Indonesia dan Pemerintah Kanada.
Pada waktu yang sama, Panitia Khusus (Pansus) RUU tentang Desain Industri dijadwalkan menetapkan pimpinan pansus dan dilanjutkan rapat kerja bersama Menteri Hukum RI serta Menteri Perindustrian RI di Ruang Rapat Banggar.
Pada sore hari, Komisi X DPR RI menggelar rapat dengar pendapat dengan Kepala BPS RI pukul 14.00 WIB. Agenda pembahasan meliputi persiapan Sensus Ekonomi 2026, landasan perhitungan PDB, masukan terhadap RUU Statistik, serta evaluasi program strategis nasional.
Komisi XI DPR RI juga menjadwalkan rapat dengar pendapat dengan Badan Supervisi OJK untuk membahas rencana kerja dan anggaran tahun 2027. Sementara itu, Komisi XII DPR RI mengagendakan rapat dengan Ketua Komite dan seluruh anggota Komite BPH Migas guna membahas kinerja BPH Migas, pengawasan BBM bersubsidi, serta isu lainnya.
Menjelang petang, Komisi IV DPR RI melanjutkan pembahasan dengan Kepala Badan Pangan Nasional terkait evaluasi anggaran dan hasil pemeriksaan BPK Tahun 2025.
Rangkaian agenda DPR pada hari ini ditutup dengan rapat kerja Komisi X DPR RI bersama Menteri Kebudayaan RI pada pukul 16.00 WIB. Pembahasan mencakup penanganan cagar budaya di daerah bencana, evaluasi implementasi Dana Indonesiaraya 2025 dan persiapan 2026, serta laporan Panja Pelestarian Cagar Budaya.