BERITA TERKINI
Album "Animalisms" Tandai Masa Transisi The Animals dengan Arah Musik Lebih Keras

Album "Animalisms" Tandai Masa Transisi The Animals dengan Arah Musik Lebih Keras

The Animals merilis album studio ketiga mereka di Inggris, Animalisms, pada 13 Mei 1966. Dikutip dari All Things Music Plus, album ini sempat menembus posisi keempat UK Albums Chart dan hingga kini kerap disebut sebagai salah satu karya terbaik dalam perjalanan karier band tersebut.

Animalisms hadir di tengah masa transisi penting bagi The Animals. Setelah kepergian keyboardist Alan Price, posisi itu diisi oleh Dave Rowberry. Pergantian personel juga terjadi di posisi drummer ketika John Steel keluar dari grup dan digantikan Barry Jenkins, yang sebelumnya dikenal sebagai anggota Nashville Teens.

Meski mengalami perubahan formasi, The Animals dinilai justru tampil semakin solid melalui album ini. Secara musikal, Animalisms tetap mempertahankan akar rhythm and blues serta rock and roll yang sejak awal menjadi ciri khas band. Namun, dibandingkan album-album sebelumnya, nuansa musiknya terdengar lebih keras, lebih agresif, dan lebih matang.

Penampilan vokal Eric Burdon disebut mencapai salah satu titik terbaiknya, dengan karakter suara yang emosional dan intens. Di sisi lain, permainan gitar Hilton Valentine juga tampil lebih tajam dan kreatif, terutama dalam sejumlah lagu yang menonjolkan warna rock dan blues yang lebih keras.

Album ini turut memperlihatkan cara The Animals memadukan pengaruh rhythm and blues Amerika dengan identitas Inggris yang semakin kuat. Burdon bahkan kerap menyesuaikan lirik dan gaya penyampaian agar lebih dekat dengan kehidupan kelas pekerja Inggris serta budaya kota Newcastle, kampung halamannya. Pendekatan itu membuat The Animals memiliki karakter yang berbeda dibanding banyak grup blues revival lain pada era 1960-an.