BERITA TERKINI
Bisnis Wellness di Bali Masih Dinilai Menjanjikan, Kayuputih Family Reflexology Buka Outlet Pertama

Bisnis Wellness di Bali Masih Dinilai Menjanjikan, Kayuputih Family Reflexology Buka Outlet Pertama

Industri wellness dan relaksasi di Bali dinilai masih menyimpan potensi pasar yang besar, seiring tingginya aktivitas wisatawan serta kebutuhan masyarakat terhadap layanan relaksasi yang nyaman dan ramah keluarga.

Direktur PT Sehat Penuh Berkah (Kayuputih Family Reflexology Group), Steve Satria Utama, mengatakan potensi tersebut menjadi salah satu alasan perusahaannya membuka outlet pertama di Bali. Ia menilai sejumlah tempat wellness di Bali kerap ramai pengunjung.

“Karena ya itu tadi banyak tempat-tempat wellness di sini dan kita coba cek selalu rata-rata dalam kondisi yang kalau kita go show itu rata-rata juga selalu penuh. Otomatis dengan keadaan seperti itu pasarnya pasti masih ada,” ujar Steve, Rabu (20/5).

Steve menyebut kawasan Dewi Sri dipilih karena dinilai memiliki pergerakan yang padat dan berada di titik strategis untuk menjangkau pasar utama di Bali. “Poin pertama kita masuk dari sisi Legian karena kita rasa pasarnya yang paling padat mungkin di sini untuk pengenalan awal,” katanya.

Outlet di Bali ini menjadi outlet ke-18 Kayuputih Family Reflexology Group secara nasional. Sebelumnya, jaringan usaha tersebut telah tersebar di lima pulau, yakni Jawa, Sumatera, Sulawesi, Kalimantan, dan kini Bali. “Ya, kita merasa sudah saatnya ya kita masuk ke Bali yang nota bene lumayan banyak nih pemain-pemainnya yang memang ke arah wellness-nya ini,” ujar Steve.

Menurut Steve, pasar yang dibidik di Bali cukup luas, mulai dari wisatawan domestik, warga lokal, hingga wisatawan asing, dengan segmentasi utama kelas menengah. Ia menambahkan, treatment kombinasi antara traditional massage dan Thailand massage menjadi salah satu layanan yang diminati karena memadukan pijat menggunakan minyak dengan peregangan otot.

Di tengah persaingan bisnis wellness di Bali, pihaknya menekankan konsistensi pelayanan dan kenyamanan pengunjung. “Kita tetap berharap bahwa teknik kita juga tidak kalah sama yang lain. Tapi dari sisi pelayanan kita berharap bahwa kita tetap bisa lebih unggul dengan yang lain. Dengan harga kita tapi kita berharap bisa memberikan pelayanan yang ala bintang lima hotel,” kata Steve.

Untuk tarif, perusahaan mematok harga mulai Rp130 ribu untuk satu jam pijat refleksi dan Rp160 ribu untuk satu jam pijat badan. Dalam masa grand opening, pengunjung mendapat promo diskon 15 persen selama satu bulan. Perusahaan juga menyiapkan aplikasi membership dengan sistem poin yang dapat ditukarkan menjadi voucher potongan harga dan promo lainnya, termasuk diskon ulang tahun.

Sementara itu, Direktur Utama PT Sehat Penuh Berkah (Kayuputih Family Reflexology Group), Jerry Hendrawan, menyatakan outlet terbaru ini mengusung konsep “family wellness destination” yang dapat dinikmati berbagai kalangan, mulai dari individu, pasangan, keluarga, hingga wisatawan yang ingin melepas penat setelah beraktivitas.

“Kami sangat antusias membuka outlet ke-18 di Bali, khususnya di kawasan Dewi Sri yang sangat strategis. Kami hadir bukan hanya sebagai tempat massage, tetapi juga sebagai tempat healing dan quality time bersama keluarga maupun orang terdekat,” ujar Jerry.

Jerry menjelaskan outlet di Jalan Dewi Sri No. 123, Badung, dirancang dengan interior hangat dan menenangkan untuk menciptakan suasana cozy dan homey. Selain konsep family massage, tempat tersebut menawarkan beragam pilihan treatment yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan pengunjung, mulai dari reflexology, traditional massage, Thailand, shiatsu, hot stone, hingga berbagai treatment relaksasi lainnya untuk membantu mengurangi pegal, stres, serta mengembalikan kebugaran.

Perusahaan juga menempatkan kebersihan dan kenyamanan sebagai prioritas. Seluruh ruangan dan perlengkapan treatment dijaga dengan standar higienitas tinggi guna memastikan pengalaman yang aman dan nyaman bagi setiap tamu.