JAKARTA — Arah perkembangan dunia wellness kian menekankan pendekatan holistik yang tidak hanya berfokus pada kecantikan fisik, tetapi juga kesehatan mental dan keseimbangan emosional. Dalam konteks tersebut, BTL Aesthetics memperkenalkan inovasi teknologi wellness terbaru bernama EXOMIND pada acara HighTea with HighEnd bertema “Elevated Living, Elevated Beauty” di Jakarta, Jumat (22/5/2026).
Acara yang digelar bersama HighEnd Magazine dan NavaPark itu menyoroti pergeseran kebutuhan masyarakat terhadap layanan wellness. BTL Aesthetics menilai, perhatian publik kini tidak lagi semata pada penampilan fisik, melainkan juga pada emotional wellbeing dan kesehatan mental.
Country Manager BTL Indonesia, Jan Valacai, menyampaikan bahwa kebutuhan masyarakat modern terhadap layanan wellness terus berkembang, terutama di tengah tekanan hidup dan tingginya aktivitas sehari-hari. Ia mengatakan EXOMIND hadir sebagai solusi non-invasif yang ditujukan untuk membantu meningkatkan kesejahteraan mental dan fungsi kognitif tanpa obat-obatan maupun prosedur pembedahan.
“Perkembangan wellness saat ini tidak lagi hanya berbicara soal penampilan, tetapi juga bagaimana seseorang dapat memiliki kualitas tidur yang baik, fokus, ketahanan terhadap stres, dan emotional balance,” ujar Jan.
BTL Aesthetics menyebut EXOMIND bekerja dengan menstimulasi area otak yang berperan dalam regulasi emosi, fokus, hingga daya tahan terhadap stres. Teknologi tersebut juga diklaim dapat membantu meningkatkan konektivitas jalur saraf sehingga fungsi otak menjadi lebih adaptif dalam menghadapi tekanan kehidupan modern.
Dalam sesi talk show bertajuk “Wellness Within: Balancing Beauty, Health & Modern Lifestyle”, BTL Aesthetics turut membahas pentingnya mindful living dan self-confidence sebagai bagian dari gaya hidup perempuan modern.
Partisipasi BTL Aesthetics dalam HighTea with HighEnd disebut menjadi bagian dari upaya perusahaan memperluas pemahaman masyarakat mengenai konsep wellness holistik yang menggabungkan kesehatan fisik, mental, dan emotional wellbeing.