Penyanyi Dikta akan merilis EP terbaru bertajuk Unapologetic pada Jumat, 15 Mei 2026. EP berisi enam lagu ini menjadi rilisan perdananya setelah hampir empat tahun, sekaligus menandai kembalinya Dikta dengan karya yang disebut lebih jujur dan personal.
Dikta mengatakan Unapologetic menghadirkan perubahan dibanding karya-karya sebelumnya, khususnya EP Sendiri yang dirilis pada 2022. Perbedaan itu terlihat dari warna musik, pemilihan instrumen, hingga aransemen yang digunakan.
“Ini adalah sesuatu yang benar-benar baru dibanding karakter saya yang sebelum-sebelumnya,” kata Dikta saat ditemui di kawasan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Rabu, 13 Mei 2026.
Terkait eksplorasi musik yang ia lakukan, Dikta menyebut tidak keberatan jika ada pihak yang tidak menyukai arah barunya. Ia menegaskan fokus utamanya adalah memberikan karya terbaik untuk pendengar.
“Sesuai judul albumnya, saya tidak akan menyesal (Unapologetic). Saya tidak mau memikirkan hal-hal lain di luar album ini. Saya berusaha menyenangkan teman-teman saya yang mendengarkan,” ujarnya.
EP Unapologetic dikerjakan dalam waktu dua bulan. Dikta mengakui proses tersebut berlangsung dalam tekanan dan dikebut hingga mendekati tenggat waktu. Namun, ia menyebut ritme kerja yang cepat dan spontan justru sesuai dengan kebiasaannya.
“Saya itu orangnya senang bekerja dadakan karena kalau terlalu lama direncanakan biasanya saya cepat bosan di tengah jalan,” kata Dikta.
Ia menambahkan, proses produksi sempat berjalan intens hingga memengaruhi jam istirahat tim. “Akhirnya pengerjaannya sangat mepet deadline, sampai kami kurang tidur dan suasananya cukup chaos. Tapi syukurlah, 6 lagu berhasil diselesaikan,” tuturnya.
Dikta menilai tingkat kompleksitas Unapologetic lebih tinggi dibanding EP pertamanya. Menurutnya, tekanan produksi kali ini juga lebih besar karena keterbatasan waktu.
“Ini jauh lebih gila dibanding EP pertama yang berisi 5 lagu tapi dikerjakan dalam waktu 4 bulan. Kali ini kami benar-benar mengejar deadline dengan tekanan yang sangat tinggi,” ucapnya.
Ia juga menjelaskan alasan baru kembali merilis EP setelah hampir empat tahun, salah satunya karena merasa proses pencarian jati diri dalam bermusik telah selesai. Dikta menyebut kini ingin membuat karya yang benar-benar ia sukai dan lebih apa adanya.
“Tahun lalu saya merasa sudah saatnya membuat sesuatu yang benar-benar saya sukai. Sekarang saya ingin lebih jujur dan apa adanya, meskipun saya ini orangnya gampang lupa dan agak labil,” katanya.
Soal pemilihan judul Unapologetic, Dikta menyebut nama tersebut muncul dari diskusi dengan orang terdekatnya dan dianggap merepresentasikan dirinya saat ini.
“Itu ide dari Om Adit (judul albumnya). Dia salah satu orang yang sangat kritis dan sangat memperhatikan saya. Dia (Adit) melihat album ini menunjukkan karakter baru saya. Jadi dia bilang, ‘Ini lo banget, unapologetic’,” ungkap Dikta.