DOPE CAFE di Saigon Ward, Kota Ho Chi Minh, menyampaikan permintaan maaf kepada warga dan pihak-pihak yang terdampak setelah menerima banyak keluhan terkait kebisingan selama operasionalnya. Permintaan maaf itu disampaikan melalui unggahan pada malam 13 Mei.
Dalam pernyataannya, kafe tersebut mengakui kebisingan yang timbul telah mengganggu kehidupan dan aktivitas sehari-hari masyarakat sekitar. Manajemen menyebut persoalan ini sebagai masalah serius, terutama karena konsep kafe terbuka yang menggabungkan layanan kopi dengan pertunjukan DJ dinilai belum diimbangi pengaturan volume dan jam operasional yang sesuai dengan lingkungan permukiman di sekitarnya.
Untuk merespons keluhan warga, DOPE CAFE menyatakan akan menerapkan sejumlah langkah, termasuk menghubungi dan berdialog langsung dengan rumah tangga yang terdampak untuk mendengarkan masukan. Kafe juga menyatakan akan menghentikan pemutaran musik dengan volume tinggi, menyesuaikan volume dalam batas kebisingan yang diizinkan, serta meninjau dan mengontrol sistem suara secara proaktif agar dampaknya terhadap area sekitar dapat diminimalkan.
Selain itu, manajemen menyebut akan memperkuat pengawasan selama operasional dan mengambil tanggung jawab langsung guna memastikan polusi suara tidak terulang. “Kami dengan tulus meminta maaf atas ketidaknyamanan yang disebabkan dan berterima kasih kepada semua orang atas kontribusinya, yang telah memberi restoran kesempatan untuk merenungkan, menyesuaikan, dan meningkatkan diri,” tulis pihak kafe.
Dalam beberapa hari terakhir, kafe ini menjadi sorotan karena dilaporkan memutar musik keras hingga pukul 22.00, meski berada di tengah kawasan yang dikelilingi rumah penduduk. Keluhan warga juga menyinggung dampak kebisingan terhadap pendengaran dan kesehatan mental. Sejumlah warga menyatakan pendengarannya memburuk setelah terpapar suara keras dalam waktu lama, sementara sebagian lansia dilaporkan mengalami kesulitan tidur berkepanjangan. Warga disebut telah mengajukan pengaduan kolektif kepada pihak berwenang setempat.
Merujuk Bagian 2 QCVN 26:2025/BNNMT tentang Standar Teknis Nasional Kebisingan yang dikeluarkan melalui Surat Edaran 01/2025/TT-BNNMT dan berlaku mulai 14 November 2025, tingkat kebisingan maksimum yang diperbolehkan di Zona D—yang mencakup pusat perbelanjaan, supermarket, pasar, restoran, dan kafe—adalah 60 dBA pada rentang pukul 18.00 hingga sebelum 22.00. Pelanggaran atas ambang batas kebisingan yang ditetapkan dapat berujung pada sanksi administratif.