Dua grup tari dari Madrasah Ibtidaiyyah (MI) Daarul Gufron, Penjaringan, Jakarta Utara, meraih prestasi pada ajang Tari Kreasi Nusantara yang digelar Suku Dinas Jakarta Selatan di Plaza Kalibata. Kegiatan tersebut berlangsung belum lama ini dan diberitakan pada Rabu (17/12/2025).
Dalam kompetisi itu, MI Daarul Gufron mengirimkan dua tim yang menampilkan tarian nusantara dari daerah berbeda. Tim pertama beranggotakan delapan siswa perwakilan kelas 4, 5, dan 6. Mereka membawakan Tari Zapin Maulai, tarian hasil akulturasi budaya Melayu dan Arab, dan berhasil meraih juara 1.
Sementara itu, tim kedua yang terdiri dari 10 siswa perwakilan kelas 1 meraih juara 2. Tim ini menampilkan Tari Enggang, tarian tradisional yang erat kaitannya dengan Suku Dayak Kenyah dari Kalimantan Timur.
Prestasi tersebut diraih di bawah pembinaan Pj. Tari Rodiah Saisa dengan pelatih Kak Ari. Capaian ini juga disebut bukan yang pertama pada tahun yang sama. Tim tari MI Daarul Gufron sebelumnya meraih juara 1 dalam beberapa ajang serupa, di antaranya lomba tari tingkat SD sederajat yang diadakan di Bay Walk Pluit, Jakarta Utara, serta di Taman Palm, Jakarta Barat.
Kepala MI Daarul Gufron, Siti Maesaroh, menyampaikan apresiasi atas kerja keras para siswa serta dukungan dari orang tua dan para guru. “Terima kasih anak-anak hebat dan berbakat, orang tua dan dewan guru yang telah membersamai prestasi siswi di bidang seni tari,” ujarnya.
Ia menegaskan bahwa kemenangan dalam ajang tersebut tidak semata soal meraih gelar juara, melainkan sebagai pengingat akan kekayaan budaya nusantara. Menurutnya, para peserta didik telah ikut berkontribusi menjaga keindahan dan melestarikan warisan budaya bangsa.
“Ke depannya mari kita terus bergerak, bersinergi dan maju bersama untuk merangkai kisah-kisah hebat lainnya,” kata Siti Maesaroh.

