BERITA TERKINI
Festival Film Horor Pacitan Usung Partisipasi Warga dan Tafsir Horor yang Lebih Luas

Festival Film Horor Pacitan Usung Partisipasi Warga dan Tafsir Horor yang Lebih Luas

Festival Film Horor Pacitan menawarkan pendekatan berbeda di tengah maraknya festival film yang kerap berorientasi pada jejaring sineas dan industri. Digelar pertama kali pada pertengahan Desember 2025, festival ini menempatkan warga lokal—bukan komunitas film profesional—sebagai pemangku kepentingan utama.

Sutradara Garin Nugroho terlibat dalam festival tersebut dengan merancang bentuk partisipasi masyarakat. Keterlibatan warga menjadi penanda arah festival yang tidak semata-mata menonjolkan perayaan film, tetapi juga mencoba menghubungkan tema yang diangkat dengan pengalaman keseharian masyarakat setempat.

Dalam festival ini, horor tidak dipahami sebatas kehadiran sosok gaib. Tema horor dibentangkan lebih luas, mencakup persoalan yang dianggap menakutkan dan mencekam dalam kehidupan sosial, seperti judi daring, jerat pinjaman online, hingga perundungan.

Pendekatan itu terasa kontras karena Pacitan hingga kini belum memiliki bioskop. Meski begitu, Festival Film Horor Pacitan tetap digelar dengan menempatkan kampung dan warga sebagai pusat kegiatan, sekaligus memperluas cara pandang tentang horor sebagai cerminan problem sosial yang dekat dengan kehidupan sehari-hari.