Pontianak menggelar Festival Musik Bangun Sahur di kawasan tepi Sungai Kapuas sebagai upaya menghidupkan tradisi Ramadan melalui pendekatan seni modern. Kegiatan ini menghadirkan gema musik untuk membangunkan sahur, sekaligus menampilkan nuansa budaya religi yang lekat dengan kehidupan masyarakat setempat.
Festival tersebut diposisikan sebagai ruang pertemuan antara tradisi dan kreativitas masa kini. Melalui kemasan pertunjukan yang lebih modern, tradisi bangun sahur diharapkan tetap relevan dan dapat dinikmati lintas generasi.
Pemerintah Kota Pontianak turut memberikan dukungan terhadap penyelenggaraan festival. Dukungan ini juga diarahkan untuk mendorong rebranding kawasan budaya sungai, dengan tepi Kapuas diproyeksikan menjadi titik kegiatan budaya yang semakin dikenal.
Dengan memadukan unsur religi, seni, dan ruang publik di tepian sungai, Festival Musik Bangun Sahur diharapkan dapat memperkuat identitas budaya Pontianak selama Ramadan serta membuka peluang menjadikan kawasan tersebut sebagai ikon budaya religi kota.

