BERITA TERKINI
Film "Ghost in the Cell" Garapan Joko Anwar Dijadwalkan Premier Dunia di Berlinale 2026

Film "Ghost in the Cell" Garapan Joko Anwar Dijadwalkan Premier Dunia di Berlinale 2026

Sutradara Joko Anwar kembali bersiap tampil di panggung internasional melalui film terbarunya, Ghost in the Cell. Film tersebut dijadwalkan melakukan pemutaran perdana dunia (world premiere) di Berlin International Film Festival (Berlinale) 2026.

Kabar itu disampaikan langsung oleh Joko Anwar melalui unggahan di akun Instagram miliknya. Dalam pernyataannya, ia menyebut Ghost in the Cell terpilih untuk tampil di sesi Forum.

Ghost in the Cell terpilih di Berlin International Film Festival 2026 (Berlinale) dan akan melakukan World Premiere dalam section bergengsi ‘Forum,’” tulis Joko Anwar, Kamis (15/1/2026).

Berlinale merupakan salah satu festival film terbesar yang digelar setiap tahun di Berlin, Jerman. Untuk edisi ke-76, Berlinale 2026 dijadwalkan berlangsung pada 12–22 Februari 2026.

Film Ghost in the Cell disebut sebagai film horor komedi dan akan lebih dulu menjalani premier dunia di Berlinale sebelum dirilis di bioskop Indonesia pada tahun ini. Meski demikian, hingga artikel ini ditulis belum ada informasi resmi mengenai tanggal tayangnya.

Dalam pengumuman tersebut, Joko Anwar juga menyampaikan bahwa filmnya akan diputar dalam program Forum. Sesi ini selama ini dikenal sebagai ruang bagi film-film yang bersifat eksperimental dan berani menantang batas sinema konvensional, dengan sudut pandang yang tidak lazim serta presentasi realitas sosial-politik.

Ghost in the Cell merupakan proyek kerja sama rumah produksi Come and See Pictures milik Joko Anwar dengan Barunson E&A, studio Korea yang berada di balik film peraih Oscar Parasite. Cerita film ini mengikuti rivalitas antargeng narapidana di penjara Labuan Angsana, yang kemudian semakin rumit ketika mereka harus menghadapi kekuatan supranatural yang mengancam nyawa.

Film ini dibintangi sejumlah aktor, antara lain Morgan Oey, Abimana Aryasatya, Lukman Sardi, Aming, Tora Sudiro, Rio Dewanto, Danang Suryonegoro, Yoga Pratama, Endy Arfian, Mike Lucock, dan Kiki Narendra. Aktor asal Malaysia Bront Palarae serta Ho Yuhang juga turut terlibat dalam film tersebut.