BERITA TERKINI
Film Korea Adaptasi Novel Jepang "Even If This Love Disappears Tonight" Dijadwalkan Tayang 24 Desember 2025

Film Korea Adaptasi Novel Jepang "Even If This Love Disappears Tonight" Dijadwalkan Tayang 24 Desember 2025

Industri perfilman Korea Selatan kembali mengadaptasi karya luar negeri melalui film versi Korea dari novel Jepang Even If This Love Disappears from the World Tonight. Film ini dijadwalkan tayang pada 24 Desember 2025 dan akan dibintangi Choo Young Woo serta Shin Si Ah.

Novel karya Misaki Ichijo tersebut dikenal luas di Jepang berkat gaya penulisan yang lembut, realistis, dan emosional. Kisahnya mengikuti dua remaja yang berusaha menjalani hubungan di tengah takdir yang tidak berpihak. Popularitas novel itu kemudian melahirkan film layar lebar versi Jepang yang turut memperluas jangkauan ceritanya.

Dalam versi Korea, cerita yang sama dihadirkan kembali dengan interpretasi ulang yang menonjolkan sentuhan budaya, visual, serta pengembangan karakter yang khas Korea Selatan. Adaptasi ini disebut tidak sekadar menjadi remake, melainkan upaya menghadirkan dimensi baru untuk memaksimalkan potensi emosional dari cerita aslinya.

Film ini berpusat pada Toru, seorang pemuda yang menjalani hidup biasa namun menyimpan luka pribadi. Ia bertemu Maori, seorang gadis dengan amnesia anterograde—kondisi yang membuatnya kehilangan ingatan atas kejadian baru setiap kali ia tidur. Dari pertemuan yang tidak biasa, hubungan keduanya perlahan tumbuh menjadi kedekatan yang menghangatkan.

Seiring waktu, Toru harus menghadapi kenyataan pahit bahwa setiap hari Maori bisa melupakan momen-momen yang mereka ciptakan bersama. Alur cerita menempatkan cinta sebagai ruang untuk pengorbanan dan kesabaran, sekaligus menggambarkan cara seseorang tetap mencintai meski menyadari hubungan itu mungkin tidak bertahan lama dalam ingatan.

Choo Young Woo akan memerankan Toru versi Korea, sementara Shin Si Ah memerankan Maori. Choo Young Woo sebelumnya dikenal lewat sejumlah drama, sedangkan Shin Si Ah disebut melejit melalui penampilannya di film horor dan drama remaja. Keduanya dinilai memiliki kemampuan akting emosional dan ekspresi natural yang dapat menguatkan sisi dramatis cerita.

Melalui kisah yang menekankan rapuhnya memori dan keteguhan perasaan, film ini mengajak penonton merenungkan arti cinta yang tidak selalu berakhir bahagia. Cerita menyoroti keberanian untuk tetap bertahan meski menyadari segala sesuatu bisa hilang dalam sekejap.

Dengan konflik emosional yang kuat serta karakter yang digambarkan manusiawi, versi Korea Even If This Love Disappears Tonight diposisikan sebagai salah satu film romantis yang paling dinantikan, sekaligus diharapkan menghadirkan pengalaman menonton yang lembut, tulus, dan menyayat hati.