Festival Lomba Seni dan Sastra Siswa Nasional (FLS3N) tingkat Kabupaten Mamuju tahun 2025 tidak hanya digelar sebagai ajang kompetisi, tetapi juga dipandang sebagai sarana pembinaan karakter bagi peserta didik. Kegiatan ini berlangsung selama tiga hari mulai 5 Mei 2025 di Wisma Malabi.
Selama pelaksanaan, FLS3N menjadi wadah bagi siswa untuk menyalurkan bakat seni dan sastra, sekaligus mengasah mental. Panitia menilai kegiatan ini turut mendorong tumbuhnya rasa percaya diri dan sportivitas di kalangan peserta.
Ketua pelaksana kegiatan yang juga Kepala Seksi Kurikulum SMP Dinas Pendidikan Kabupaten Mamuju, Kahar, menjelaskan bahwa FLS3N merupakan bagian dari rangkaian seleksi berjenjang dari satuan pendidikan hingga tingkat nasional. Ia menyebut kegiatan tersebut diarahkan untuk membentuk karakter siswa yang mencerminkan Tujuh Kebiasaan Anak Indonesia Hebat.
“Selain menyalurkan bakat, kegiatan ini membentuk mental dan karakter siswa agar lebih percaya diri dan sportif,” ujar Kahar.
Ia juga menekankan pentingnya pembinaan seni di sekolah sebagai bagian dari upaya pelestarian budaya. Menurutnya, kegiatan seperti FLS3N turut memperkuat silaturahmi antarpeserta dan guru pendamping.
Pandangan serupa disampaikan Kepala Bidang Pembinaan SMP, Supratman. Ia berharap FLS3N dapat menjadi ruang ekspresi bagi siswa yang memiliki bakat di bidang seni dan sastra. Supratman menambahkan bahwa kegiatan ini juga berperan dalam melestarikan budaya lokal yang menjadi bagian penting dari identitas daerah.

