BERITA TERKINI
Gen Z Dorong Tren Kembalinya iPod, Alternatif Mendengar Musik Tanpa Gangguan Smartphone

Gen Z Dorong Tren Kembalinya iPod, Alternatif Mendengar Musik Tanpa Gangguan Smartphone

iPod, perangkat pemutar musik ikonik milik Apple yang produksinya dihentikan pada 2022, kembali menunjukkan tanda-tanda naik daun. Kebangkitan minat ini terutama terlihat di kalangan Generasi Z (Gen Z), yang menjadikan perangkat musik lawas tersebut sebagai alternatif dari smartphone yang dinilai terlalu penuh gangguan digital.

Meski sudah tidak diproduksi secara resmi, permintaan terhadap model seperti iPod Classic dan iPod Nano meningkat di pasar sekunder, termasuk eBay dan Facebook Marketplace. Mengutip Digital Trends, data internal dari platform tersebut mencatat lonjakan pencarian untuk kedua model itu pada 2025 dibandingkan tahun sebelumnya, mengindikasikan meningkatnya minat pembeli muda terhadap perangkat yang kini tergolong vintage.

Salah satu pendorong utama tren ini adalah keinginan sebagian Gen Z untuk lepas sejenak dari perangkat yang selalu terhubung dan dibanjiri notifikasi. Berbeda dengan smartphone yang menawarkan akses tanpa batas ke media sosial, pesan, dan berbagai aplikasi, iPod hadir dengan fungsi yang lebih tunggal: memutar musik.

Bagi sejumlah pengguna muda, pengalaman tersebut dianggap lebih menenangkan karena tidak disertai notifikasi, iklan, atau rekomendasi algoritma yang terus-menerus. Mereka cukup mendengarkan musik yang dipilih sendiri, tanpa distraksi dari fitur lain yang biasanya melekat pada ponsel pintar.

Pilihan menggunakan iPod juga sejalan dengan fenomena yang dikenal sebagai friction-maxxing, yakni kecenderungan orang memilih teknologi yang lebih sederhana dan membutuhkan keterlibatan manual, alih-alih perangkat digital yang serba otomatis. Dalam konteks iPod, pengguna memuat lagu secara manual dan mendengarkannya tanpa streaming, yang dinilai membantu menjaga fokus dibanding menggunakan aplikasi musik di smartphone.

Selain alasan fungsional, aspek emosional turut berperan. Bagi sebagian Gen Z, iPod memunculkan rasa nostalgia dan kenyamanan dari masa yang dianggap lebih sederhana. Kepemilikan perangkat fisik seperti iPod juga dapat menjadi cara untuk menciptakan batas antara hiburan dan tekanan digital yang intens dalam keseharian.

Meski demikian, tren kembalinya iPod tidak berarti layanan streaming kehilangan dominasi. Konsumsi musik melalui streaming tetap tinggi. Di Amerika Serikat, misalnya, jumlah lagu yang diputar secara on-demand dilaporkan mencapai lebih dari 1,4 triliun pada 2025.

Pilihan kembali ke iPod lebih mencerminkan perubahan cara sebagian pengguna menikmati musik: mengutamakan kontrol dan ketenangan dibanding berada dalam ekosistem digital yang kompleks.