PC GP Ansor Kota Probolinggo menggelar Festival Musik Patrol Tradisional sebagai upaya melestarikan kesenian khas daerah sekaligus membuka ruang kreativitas bagi generasi muda. Kegiatan ini berlangsung pada Minggu (8/3/2026) dan diikuti berbagai kelompok musik patrol dari sejumlah kelurahan.
Antusiasme masyarakat terlihat dari ratusan warga yang memadati lokasi acara untuk menyaksikan penampilan para peserta. Kelompok-kelompok musik patrol membawakan irama khas yang penuh semangat, sehingga suasana festival berlangsung meriah.
Ketua GP Ansor Kota Probolinggo, Salamul Huda, menegaskan bahwa kegiatan tersebut tidak hanya ditujukan sebagai hiburan. Menurutnya, festival ini merupakan wujud komitmen organisasi dalam menjaga tradisi lokal agar tetap dikenal dan dibanggakan generasi muda.
“Festival musik patrol ini bukan sekadar hiburan, tetapi juga bentuk kecintaan kami terhadap budaya daerah. Kami ingin generasi muda tetap mengenal, memainkan, dan bangga terhadap musik patrol sebagai warisan budaya masyarakat,” ujarnya.
Salamul Huda menambahkan, musik patrol telah lama menjadi bagian dari identitas budaya Probolinggo. Karena itu, festival digelar untuk memastikan kesenian tersebut terus berkembang, sekaligus mempererat kebersamaan antarwarga.
“Melalui kegiatan ini kami juga ingin memberikan ruang bagi para pemuda untuk menyalurkan kreativitas sekaligus mempererat kebersamaan antarwarga,” tambahnya.
Selain menampilkan permainan musik patrol, peserta juga menghadirkan koreografi, kostum unik, serta aransemen kreatif yang menambah semarak acara. Penilaian dilakukan berdasarkan kekompakan tim, kreativitas aransemen, dan penampilan panggung.
Pemenang festival mendapatkan trofi penghargaan serta hadiah pembinaan. GP Ansor Kota Probolinggo berharap festival musik patrol dapat menjadi agenda rutin tahunan dan mendorong lebih banyak generasi muda terlibat dalam pelestarian seni budaya tradisional daerah.

