JAKARTA — Institut Kesenian Jakarta (IKJ) menjadi tuan rumah Festival Lomba Seni dan Sastra Siswa Nasional (FLS3N) Tingkat Pendidikan Menengah Tahun 2025. Ajang talenta seni dan budaya ini bertujuan menggali potensi peserta didik, mengembangkan jiwa seni, serta menumbuhkan rasa cinta terhadap seni dan sastra.
Penyelenggaraan FLS3N 2025 diikuti 855 peserta siswa SMA dan sederajat dari 38 provinsi serta beberapa Sekolah Indonesia Luar Negeri. Festival ini digelar pada 17–23 November 2025 di Kampus IKJ dengan tema “Ekspresi Seni, Inspirasi Negeri”. Sebelum mencapai tingkat nasional, para peserta telah melalui seleksi berjenjang dari tingkat sekolah, kabupaten/kota, hingga provinsi.
Kepala Pusat Prestasi Nasional (Puspresnas) Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen), Dr Maria Veronica Irene Herdjiono, mengatakan kolaborasi dengan IKJ dilakukan sebagai simbol seni dan budaya. Menurutnya, IKJ dikenal memiliki alumni di berbagai bidang seni budaya, seperti musisi, sineas, dan sastrawan.
Pernyataan tersebut disampaikan dalam acara pembukaan FLS3N 2025 yang berlangsung di Hotel Orchard, Jalan Industri, Sawah Besar, Jakarta Pusat, Senin (18/11). Pembukaan dihadiri ribuan undangan, termasuk ratusan siswa peserta, Rektor IKJ Prof Dr Syamsul Ma’arif beserta jajaran, dewan juri, serta komunitas seni dan budaya.
Rektor IKJ Prof Syamsul Ma’arif menyampaikan bahwa ini merupakan kali pertama IKJ dipercaya menyelenggarakan FLS3N. Ia menyebut festival tersebut sebagai upaya strategis mempromosikan seni dan sastra Indonesia melalui peran aktif IKJ sebagai perguruan tinggi seni, sekaligus menjadi ruang bagi calon seniman dan sastrawan muda untuk menunjukkan bakat dan kreativitas.
Syamsul juga menyatakan FLS3N merupakan program Kemendikdasmen melalui Puspresnas. Ia menilai penyelenggaraan FLS3N di Jakarta menjadi kehormatan bagi IKJ dan bentuk dukungan menuju usia 500 tahun Jakarta sebagai kota global. Pernyataan itu disampaikan bersama Ketua Pelaksana FLS3N Arly Yanatri Zainsty.
Dalam informasi yang disampaikan panitia, kategori lomba FLS3N mencakup: Baca Puisi, Cipta Lagu, Cipta Puisi, Desain Poster, Fotografi, Instrumen Solo Gitar, Menyanyi Solo, Jurnalistik, Kriya, Komik Digital, Menulis Cerita Pendek, Monolog, Tari Kreasi, Film Pendek, dan Kreativitas Musik Tradisional.
Kepala Bidang Pembinaan Kebudayaan Dinas Kebudayaan DKI Jakarta, Puspla Dirdjaja, menyambut positif penyelenggaraan FLS3N 2025. Ia menilai kegiatan ini menjadi wadah penting untuk meninjau dan mengembangkan bakat seni budaya pelajar. Puspla juga menyampaikan harapan agar perwakilan Jakarta dapat meraih prestasi.
Ia menambahkan, sesuai visi Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung, Jakarta berkomitmen menjadi kota global yang tetap berbudaya. Menurutnya, pelestarian budaya menjadi poin penting, dan Dinas Kebudayaan bersama berbagai unit terus menggerakkan kegiatan seni budaya, tidak hanya untuk komunitas, tetapi juga sanggar dan sekolah.

