Penumpang pesawat kerap mencari hiburan selama penerbangan, seperti mendengarkan musik atau menonton film melalui ponsel maupun tablet. Namun di India, kebiasaan memutar musik atau media dengan volume keras tanpa menggunakan headphone/earphone menjadi perhatian karena dinilai berpotensi mengganggu penumpang lain.
Menteri Negara untuk Penerbangan Sipil India, Murlidar Mohol, menyatakan penumpang yang memutar musik atau media dengan volume keras di pesawat—baik lewat ponsel maupun perangkat elektronik lain—dapat menghadapi tindakan pidana jika perilakunya dianggap mengganggu.
Meski tidak ada undang-undang terpisah yang secara khusus mengatur soal musik keras di penerbangan, peringatan tersebut sejalan dengan Persyaratan Penerbangan Sipil berdasarkan Peraturan Pesawat Terbang 1937 yang dikeluarkan Direktorat Jenderal Penerbangan Sipil (DGCA). Ketentuan itu mengatur perilaku melanggar hukum atau tidak tertib di dalam pesawat.
Dalam Peraturan 22, maskapai disebut berhak menolak mengangkut atau mengeluarkan penumpang yang berperilaku tidak pantas atau tidak aman. Sementara Peraturan 23 menyebut pilot yang bertugas memiliki hak menahan penumpang yang tindakan atau perilakunya membahayakan keselamatan atau ketertiban di dalam pesawat. Adapun ketentuan mengenai sanksi jika penumpang gagal mematuhi aturan tersebut tercantum dalam Peraturan 29.
Peringatan ini secara khusus ditujukan pada penggunaan perangkat pribadi tanpa headphone atau earphone. Ketentuan tersebut tidak berlaku untuk musik instrumental lembut yang diputar maskapai saat proses naik dan turun pesawat, maupun hiburan dari sistem dalam penerbangan yang diatur secara resmi.
Selain soal musik keras, Mohol juga menyoroti pembatasan vlogging dan fotografi di dalam pesawat. Mengacu Peraturan 13 dalam Peraturan Pesawat Terbang, fotografi di bandara berlisensi DGCA dan dari pesawat yang sedang terbang dilarang tanpa izin tertulis sebelumnya.
Untuk menjaga kenyamanan bersama, pelancong disarankan selalu menggunakan headphone saat menonton film, mendengarkan musik, atau bermain gim selama penerbangan. Penumpang juga diminta menjaga volume pada tingkat wajar serta memahami keterbatasan ruang pribadi di kabin agar suasana penerbangan tetap tenang.
Di sisi lain, setiap maskapai memiliki kebijakan masing-masing terkait perilaku penumpang. Karena itu, penumpang dianjurkan memahami dan mematuhi aturan maskapai agar terhindar dari sanksi, termasuk kemungkinan dikeluarkan dari penerbangan. Sejumlah maskapai disebut menerapkan kebijakan ketat terkait kewajiban menjaga perangkat dalam mode senyap atau menggunakan headphone saat menikmati hiburan pribadi.

