Bandarlampung — Kekhusyukan ibadah di Masjid Agung Al-Bakrie, Kecamatan Enggal, Bandarlampung, dikeluhkan terganggu oleh dentuman musik elektronik dari tempat hiburan di sekitar masjid. Suara musik dari Cafe Kuupi yang berada tidak jauh dari rumah ibadah itu disebut kerap terdengar hingga ke area masjid dan mengusik jemaah yang sedang beriktikaf.
Masjid Agung Al-Bakrie selama ini dikenal sebagai salah satu pusat kegiatan keagamaan masyarakat Kota Bandar Lampung. Selain digunakan untuk salat berjamaah, masjid tersebut juga menjadi tempat warga menjalankan iktikaf, terutama pada malam hari untuk mencari ketenangan dan memperdalam ibadah.
Namun dalam beberapa waktu terakhir, suasana religius di kawasan tersebut dinilai mulai terganggu. Musik dengan volume tinggi yang diputar disk jockey (DJ) di Cafe Kuupi disebut terdengar jelas hingga ke lingkungan masjid.
Salah seorang warga Enggal, Fendi, menilai keberadaan tempat hiburan yang berdekatan dengan rumah ibadah seharusnya tetap memperhatikan etika dan kenyamanan lingkungan sekitar. Ia menyebut suara musik yang menyerupai suasana diskotik mengganggu masyarakat yang sedang beribadah.
“Masjid Raya Al-Bakrie ini kerap dijadikan masyarakat untuk iktikaf. Rasanya sangat tidak etis apabila saat sedang iktikaf, kita justru disuguhi alunan musik DJ dari sebelah,” ujar Fendi, Rabu (13/05/2026).
Keluhan warga tidak hanya berkaitan dengan tingkat kebisingan, tetapi juga menyentuh persoalan toleransi dan penghormatan terhadap fasilitas ibadah. Warga berharap pengelola kafe dapat menyesuaikan volume suara maupun jam operasional agar aktivitas hiburan tidak mengganggu masyarakat sekitar.
Selain itu, masyarakat meminta pemerintah daerah dan instansi terkait melakukan peninjauan terhadap izin operasional serta standar kebisingan usaha hiburan yang berada di dekat kawasan permukiman dan rumah ibadah.
Persoalan ini menjadi gambaran tantangan tata ruang perkotaan, ketika aktivitas komersial dan kebutuhan ruang spiritual masyarakat saling berbenturan akibat minimnya pengawasan dan pengaturan yang tegas di lapangan.