KANDANGAN — Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS), Kalimantan Selatan, Hj Mustaidah Syafrudin Noor, menyatakan dukungannya terhadap kegiatan Mentality Performance Competition yang menjadi bagian dari rangkaian Ramu Art Festival.
Dukungan tersebut disampaikan saat ia menerima kunjungan silaturahmi dari Komunitas Ramu Art Festival di kediamannya di Kandangan, Jumat (19/12).
Mustaidah berharap Mentality Performance Competition dapat terus berkelanjutan. Ia juga menilai kegiatan ini dapat menjadi ruang positif bagi anak muda untuk berkembang secara produktif dan inspiratif.
Sementara itu, Direktur Ramu Art Festival, Zakir Maulidi, menjelaskan bahwa Mentality Performance Competition merupakan bentuk ujian bagi peserta setelah menjalani pembinaan selama satu tahun di Sanggar Posko Labastari.
Menurut Zakir, ajang tersebut menjadi apresiasi bagi anak didik sekaligus sarana pelatihan mental di ruang publik sebelum tampil di panggung yang lebih besar.
Mentality Performance Competition digelar pada 19 hingga 21 Desember, dengan malam grandfinal pada 21 Desember. Kegiatan ini diikuti lebih dari 200 anak didik.
Berbagai pertunjukan seni dijadwalkan tampil, di antaranya vokal, musik biola, gamelan Banjar, tari daerah, hingga penampilan bakisah menggunakan bahasa Banjar.
Melalui kegiatan ini, Ramu Art Festival menargetkan pembinaan karakter dan mental generasi muda lewat seni, sekaligus mendorong pelestarian budaya lokal Banjar agar tetap hidup dan diminati kalangan anak muda. Panitia juga berharap ajang tersebut dapat melahirkan talenta seni daerah yang percaya diri tampil di ruang publik serta berkontribusi memajukan kesenian di HSS.

