BERITA TERKINI
Loman Kenalkan Konsep Green, Healthy & Halal lewat Wellness Tourism Berbasis Budaya di Yogyakarta

Loman Kenalkan Konsep Green, Healthy & Halal lewat Wellness Tourism Berbasis Budaya di Yogyakarta

Tren gaya hidup sehat dan wisata yang menekankan ketenangan jiwa terus berkembang di Indonesia. Menjawab kebutuhan tersebut, Loman memperkenalkan konsep wellness tourism berbasis budaya dalam perayaan HUT Taman Budaya Embung Kotagede, Yogyakarta, yang digelar pada 23–24 Mei 2026.

Melalui konsep “Green, Healthy & Halal”, Loman menyampaikan bahwa layanan hospitality dapat dikembangkan menjadi pengalaman pemulihan fisik, mental, dan spiritual yang menyatu dengan budaya lokal serta memperhatikan keberlanjutan lingkungan. Kehadiran Loman dalam pameran budaya itu juga menjadi gambaran pergeseran industri hospitality menuju pendekatan wellness holistik yang menekankan keseimbangan hidup.

Dalam kegiatan tersebut, Loman menghadirkan sejumlah program, mulai dari sajian kuliner tradisional sehat hingga wisata budaya bernuansa relaksasi. Salah satu menu yang menarik perhatian pengunjung adalah Sego Wiwit, hidangan tradisional khas Jawa yang memuat filosofi rasa syukur dan harmoni manusia dengan alam. Sajian ini dilengkapi aneka sambal Nusantara untuk memperkuat cita rasa lokal.

Pengunjung juga diperkenalkan dengan Herbs Infuse Immuno, minuman herbal berbahan rempah alami yang diracik untuk membantu menjaga daya tahan tubuh. Perpaduan rempah tradisional dengan pendekatan gaya hidup sehat modern disebut menjadi daya tarik di tengah meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap pola hidup sehat alami.

Nuansa wellness turut dihadirkan melalui Calpataru Spa, fasilitas relaksasi yang menawarkan perawatan tubuh berbasis bahan-bahan alami. Konsep ketenangan dan healing alami yang diusung diposisikan sebagai alternatif relaksasi di tengah aktivitas perkotaan yang padat.

Tidak hanya berfokus pada kesehatan tubuh, Loman juga memperkenalkan pendekatan wellness melalui budaya lewat program “Loman Plesiran”. Program ini mengajak peserta menikmati perjalanan wisata budaya yang menenangkan sekaligus memperkaya wawasan sejarah dan tradisi Yogyakarta. Dalam rangkaiannya, peserta diajak menyusuri kawasan heritage Kotagede, mengenal budaya di Kraton Yogyakarta, hingga memahami nilai tradisi di Pura Pakualaman. Aktivitas tersebut dirancang sebagai perjalanan reflektif untuk membangun koneksi emosional dan spiritual dengan budaya lokal.

Di sektor budaya, Loman juga memperkenalkan paket Pernikahan Tradisional Mataram dan Jawa yang mengangkat nilai filosofi serta kearifan lokal. Program ini disebut sebagai bagian dari upaya pelestarian budaya melalui konsep pernikahan yang autentik dan bermakna.

Founder dan Managing Director Loman, Handono S. Putro, mengatakan keikutsertaan Loman dalam HUT Taman Budaya Embung Kotagede menjadi momentum penting untuk memperkenalkan konsep wellness secara menyeluruh kepada masyarakat.

“Mulai dari sajian sehat tradisional, herbal penambah imun, relaksasi di Calpataru Spa, hingga wisata budaya melalui Loman Plesiran, semuanya kami hadirkan untuk menciptakan keseimbangan tubuh, pikiran, dan jiwa,” ujarnya.

Menurut Handono, Loman ingin dikenal bukan sekadar sebagai tempat menginap, melainkan sebagai ekosistem gaya hidup sehat yang menggabungkan budaya, kesehatan, dan keberlanjutan lingkungan.