BERITA TERKINI
Marchella FP Merilis Buku "Maaf Aku Lahir Ke Bumi", Perluas Semesta NKCTHI

Marchella FP Merilis Buku "Maaf Aku Lahir Ke Bumi", Perluas Semesta NKCTHI

Penulis dan kreator di balik fenomena Nanti Kita Cerita Tentang Hari Ini (NKCTHI), Marchella FP, resmi merilis buku terbaru berjudul Maaf Aku Lahir Ke Bumi (MALKB). Karya ini menjadi buku ketujuh Marchella sekaligus bab baru dalam semesta NKCTHI yang telah menemani jutaan pembaca sejak 2016.

Dalam perjalanannya yang hampir sembilan tahun bersama komunitas yang tumbuh dari karya-karyanya, Marchella menghadirkan MALKB sebagai versi NKCTHI yang disebut lebih matang dan reflektif. Buku ini dikemas dalam format adult picture book yang memadukan prosa, puisi, dan ilustrasi untuk menelusuri perjalanan batin tokoh bernama Nuvola.

Nuvola digambarkan sebagai representasi rasa bersalah yang kerap muncul dalam relasi dengan keluarga, orang lain, hingga diri sendiri. Melalui tokoh ini, MALKB menyoroti fenomena people pleaser dan kebiasaan “tidak enakan” yang lekat dalam budaya masyarakat Indonesia.

Buku tersebut juga mengajak pembaca memahami rasa bersalah lintas generasi serta proses menemukan diri di tengah tekanan sosial dan ekspektasi keluarga. Tema ini berangkat dari pengalaman komunitas yang kerap merasa “tak ingin merepotkan orang lain” dan konsisten dengan tagar #SemogaTidakMenyusahkan.

“Buku ini menjadi ruang untuk merayakan rasa bersalah, kebiasaan memaklumi, dan kata ‘iya’ yang diucapkan meski hati menolak. Barangkali kita semua pernah membayangkan bagaimana rasanya jika lebih berani berkata tidak,” ujar Marchella FP saat peluncuran.

Dalam proses kreatifnya, Marchella menggandeng sejumlah kolaborator, yakni Nazril Irham (Ariel NOAH), Sal Priadi, Reza Chandika, Michael Sofyan, Mechio DAC, dan Marcel Lukman, yang menyumbangkan fragmen cerita pribadi. Kolaborasi ini dimaksudkan untuk menunjukkan bahwa setiap orang memiliki sisi lembut dan sudut pandang yang layak dibagikan.

Ilustrator Rezza Rainaldy turut terlibat memperkuat esensi buku melalui visual-visual ekspresif. Ilustrasi dalam MALKB disebut tidak hanya melengkapi tulisan, tetapi juga memberi kedalaman emosional pada setiap halaman, dengan porsi visual yang dominan untuk memperkaya pengalaman membaca.

Melalui perpaduan kata dan ilustrasi, Maaf Aku Lahir Ke Bumi ditujukan sebagai undangan bagi pembaca setia NKCTHI yang kini memasuki fase hidup baru—mulai dari bekerja, membangun karier, hingga berkeluarga—agar tetap merasa terhubung lewat tulisan yang tumbuh bersama mereka.