BERITA TERKINI
Niskala, Unit Post Rock Instrumental dari Yogyakarta yang Aktif di Panggung dan Kolaborasi

Niskala, Unit Post Rock Instrumental dari Yogyakarta yang Aktif di Panggung dan Kolaborasi

Perkembangan musik di Yogyakarta terus bergerak mengikuti zaman. Seiring waktu, ada warna musik yang perlahan memudar, namun ada pula yang justru menemukan bentuk dan keunikannya sendiri. Di tengah dinamika itu, kemunculan band-band baru turut meramaikan skena, termasuk dari ranah post rock.

Salah satu yang mencuri perhatian adalah Niskala, unit post rock asal Yogyakarta yang mengandalkan karya-karya instrumental tanpa vokal. Band ini berdiri pada 2014 dengan formasi Doro (drum), Danar (gitar), Damar (bass), Daniel (gitar), serta Danis (synthesizer).

Dalam perjalanannya, Niskala tercatat cukup sering mengisi berbagai gigs di sekitar Yogyakarta, Solo, dan wilayah sekitarnya. Pengalaman panggung tersebut turut membawa Niskala tampil di salah satu festival musik besar, Pestapora, yang dijadwalkan berlangsung pada September 2025 di Jakarta.

Niskala juga telah merilis album bertajuk Hourglass pada 2018, tepat ketika mereka memasuki empat tahun kiprah di skena musik. Album ini memuat sembilan lagu.

Selain merilis karya sendiri, Niskala belakangan turut melakukan kolaborasi dengan sejumlah band post rock dari berbagai daerah, yakni Terbit Surgir (Makassar), UTBBYS (Samarinda), dan Semiotika (Jambi). Keempatnya merilis split album berjudul DERAU ANTARA yang menonjolkan nuansa atmosferik dan karakter instrumental khas masing-masing band, melalui Riuh Records.