Nuit des Musées atau Malam Museum kembali digelar pada pertengahan Mei, menawarkan kesempatan bagi publik untuk mengunjungi museum, monumen, kastel, situs bersejarah, hingga galeri seni dalam suasana malam. Pada edisi ke-22, yang berlangsung Sabtu, 23 Mei 2026, sekitar seratus lokasi di Paris dan kawasan Île-de-France dijadwalkan membuka pintu bagi pengunjung.
Selain kunjungan malam, Malam Museum juga menghadirkan beragam kegiatan khusus, mulai dari permainan, tur bertema, drama, hingga lokakarya untuk anak-anak. Salah satu daya tarik utama tahun ini adalah rangkaian konser dan pertunjukan musik yang digelar di sejumlah tempat budaya, menggabungkan pengalaman melihat karya seni dengan suasana pertunjukan langsung.
Sejumlah lokasi di Paris dan sekitarnya telah menyiapkan program musik untuk menyambut pengunjung. Museum Montmartre, misalnya, menjanjikan malam artistik dengan iringan musik dalam program nocturne. Di Boulogne-Billancourt (Hauts-de-Seine), Musée Paul Belmondo mengundang publik untuk menjelajahi koleksinya secara gratis dalam pembukaan malam khusus.
Di Paris, Musée national Eugène Delacroix kembali berpartisipasi, menawarkan kesempatan menikmati museum-atelier tersebut dalam atmosfer malam. Musée de la Maison Gainsbourg juga ikut meramaikan acara, mengajak pengunjung menyelami dunia Serge Gainsbourg melalui agenda malam gratis. Palais Galliera, museum mode di Paris, menyiapkan program khusus untuk edisi ke-22, sementara Hôtel de la Marine membuka akses untuk menjelajahi monumen bersejarah itu dalam malam istimewa.
Dari sisi musik, La Philharmonie de Paris turut ambil bagian melalui acara malam gratis di Cité de la musique. Musée Guimet, yang didedikasikan untuk seni Asia, juga menyiapkan program khusus. Museum Zadkine, yang relatif kurang dikenal dan didedikasikan untuk pematung Ossip Zadkine, ikut membuka pintu dalam kunjungan malam. Sementara itu, Musée de Cluny mengumumkan pembukaan gratis dan menawarkan tur bebas yang diiringi musik di museum yang berfokus pada Abad Pertengahan tersebut.
Di luar Paris, sejumlah lokasi di Île-de-France juga tercantum dalam rangkaian acara. Museum Daubigny di Auvers-sur-Oise berpartisipasi dengan program malam khusus. Di Yvelines, museum Port-Royal des Champs menyiapkan agenda spesial, begitu pula Maison de Fer—vila logam di taman Meissonier, Poissy—yang menawarkan kesempatan langka untuk dikunjungi pada malam acara. Masih di Yvelines, Museum Perkapalan dan Jalur Navigasi di Conflans-Sainte-Honorine menghadirkan pengalaman malam di tepian Sungai Seine.
Europa Expérience Paris, yang disebut sebagai museum unik, juga menyiapkan malam bertema musik dalam rangka Malam Museum. Di Saint-Germain-en-Laye, rumah kelahiran komposer Claude Debussy dibuka khusus untuk malam tersebut.
Wilayah lain di Île-de-France turut meramaikan, termasuk program di Provins dan Provinois yang menawarkan tur malam gratis. Di Seine-et-Marne, Museum Seine-et-Marne di Saint-Cyr-sur-Morin menyiapkan rangkaian kejutan, sementara Museum Départemental Stéphane Mallarmé di Vulaines-sur-Seine mengumumkan program nocturne dan kunjungan gratis. Di Val d’Oise, Museum Arkeologi menawarkan tur malam yang dipadukan dengan sesi mencicipi, menghadirkan pengalaman sejarah dalam format yang berbeda.
Dengan berbagai pilihan lokasi dan program musik yang menyertai kunjungan malam, Nuit des Musées 2026 di Paris dan Île-de-France kembali menempatkan museum sebagai ruang budaya yang hidup, menghadirkan pengalaman yang tidak hanya memanjakan mata, tetapi juga telinga.

