BERITA TERKINI
Olivia Rodrigo Isyaratkan Album Baru Bernuansa Eksperimental dengan Tema Cinta Melankolis

Olivia Rodrigo Isyaratkan Album Baru Bernuansa Eksperimental dengan Tema Cinta Melankolis

Olivia Rodrigo dikabarkan tengah menyiapkan album terbaru yang disebut-sebut akan menjadi proyek paling eksperimental dalam kariernya. Album ini disebut akan didominasi lagu-lagu bertema cinta melankolis atau sad love songs.

Spekulasi mengenai perilisan karya baru tersebut menguat setelah penggemar menemukan teaser misterius berwarna pink di sejumlah kota besar, termasuk Los Angeles dan London. Teaser itu diyakini sebagai bagian dari strategi promosi awal, meski hingga kini judul album maupun tanggal rilis resminya belum diumumkan.

Album mendatang ini akan menjadi kelanjutan setelah kesuksesan Guts yang dirilis pada 2023. Sebelumnya, Rodrigo juga meraih pencapaian besar lewat album debut Sour, yang mendapat pujian luas dari kritikus musik dan publik global.

Dalam wawancara terbaru bersama British Vogue yang dikutip NME, Rodrigo mengatakan album barunya akan mengeksplorasi nuansa emosional yang lebih dalam. Ia menyebut, lagu-lagu cinta yang ia tulis kali ini tidak hanya berbicara tentang kebahagiaan, tetapi juga rasa takut dan kerinduan.

“Aku menyadari bahwa lagu cinta favoritku selalu memiliki sedikit rasa takut atau longing di dalamnya, dan itu yang membuatnya terasa indah,” ujar Rodrigo.

Penyanyi berusia 23 tahun itu menambahkan, proses kreatif kali ini banyak dipengaruhi pengalamannya selama tinggal di London. Ia mengaku menghabiskan cukup banyak waktu di kota tersebut saat mengerjakan album, sehingga beberapa lagu disebut memiliki nuansa London yang kuat.

“Banyak lagu di album ini terinspirasi dari pengalaman pribadiku di London. Kota ini memberi warna tersendiri dalam proses kreatifku,” katanya.

Rodrigo juga menyoroti tantangan menulis lagu dari sudut pandang kebahagiaan. Menurutnya, menciptakan karya saat berada dalam kondisi emosional yang stabil justru lebih sulit dibanding ketika merasakan kesedihan.

“Menulis dari tempat yang bahagia itu tidak mudah. Ketika kamu merasa baik-baik saja, kamu tidak selalu terdorong untuk mengekspresikan emosi lewat cara yang puitis,” ujarnya.

Selain proyek albumnya, kedekatan Rodrigo dengan vokalis The Cure, Robert Smith, turut menjadi sorotan. Keduanya diketahui sempat tampil bersama di Glastonbury Festival 2025 dan sejak itu menjalin pertemanan yang cukup erat, dengan kemungkinan kolaborasi pada masa mendatang.

Dalam perjalanan musikalnya, Rodrigo juga menyebut sejumlah musisi lintas genre sebagai inspirasi, mulai dari New Order dan Joy Division hingga The White Stripes. Ia mengatakan pengaruh pop-punk, grunge, dan folk turut membentuk karakter musiknya sejak awal.