BERITA TERKINI
OSIM Luncurkan Kursi Pijat uDream.AI di Plaza Indonesia, Klaim Mampu Menyesuaikan Pijat Berdasarkan Deteksi Stres

OSIM Luncurkan Kursi Pijat uDream.AI di Plaza Indonesia, Klaim Mampu Menyesuaikan Pijat Berdasarkan Deteksi Stres

OSIM Indonesia meluncurkan kursi pijat terbaru bernama uDream.AI di Plaza Indonesia pada Selasa, 21 April. Produk ini mengusung teknologi kecerdasan buatan (AI) yang diklaim mampu mendeteksi tingkat stres pengguna melalui sensor, lalu menyesuaikan sesi pijat secara otomatis sesuai kebutuhan individu.

Menurut OSIM, uDream.AI telah meraih Red Dot Award 2026, salah satu penghargaan desain internasional. Kursi pijat ini dirancang untuk menghadirkan pengalaman relaksasi yang tidak hanya berfokus pada pijatan, tetapi juga menggabungkan unsur lain yang mendukung kenyamanan pengguna.

Raynaldo Hasan, Brand & Operation Manager OSIM Indonesia, menjelaskan desain uDream.AI dibuat dengan bentuk melingkar dan organik. Ia menyebut desain tersebut terinspirasi dari Chambered Nautilus, sejenis kerang purba. “Desain ini terinspirasi dari Chambered Nautilus, sejenis kerang purba yang telah ada sebelum zaman dinosaurus. Ia bertahan jutaan tahun karena bentuknya yang memberikan rasa aman dan nyaman,” ujarnya.

Dari sisi fungsi, OSIM menyatakan kursi pijat ini memantau kondisi tubuh secara real-time. Sensor berbasis AI disebut dapat membaca indikator seperti detak jantung, pernapasan, hingga tekanan darah untuk memperkirakan tingkat stres, kemudian menyesuaikan jenis pijatan agar setiap sesi menjadi lebih personal.

OSIM juga menyebut uDream.AI mengadopsi teknik pijat dari tiga tradisi, yakni Thai Massage, Japanese Shiatsu, dan Tui Na dari Tiongkok. Ketiganya menawarkan pendekatan berbeda, mulai dari peregangan, tekanan pada titik tertentu, hingga teknik dorong dan tarik untuk membantu meredakan ketegangan otot.

Selain pijatan, uDream.AI mengintegrasikan konsep “five-sensory experience” yang mencakup audio, visual, dan aroma. Dari sisi audio, OSIM menyebut kursi ini dilengkapi speaker premium dari Devialet. Untuk visual, pencahayaan menggunakan teknologi dari SensorTech yang diklaim dapat merangsang gelombang otak agar lebih rileks.

Unsur aromaterapi dihadirkan melalui scent pods dari dsm-firmenich. OSIM menyatakan pilihan aroma dapat disesuaikan dengan program, baik untuk relaksasi maupun untuk memberikan tambahan energi. “Semua elemen ini bekerja bersama—tidak terpisah. Sehingga pengalaman yang dihasilkan benar-benar menyeluruh dari tubuh sampai pikiran,” kata Raynaldo.

Peluncuran ini hadir di tengah kondisi masyarakat perkotaan seperti Jakarta, ketika stres kerap menjadi tantangan dalam rutinitas. Melalui uDream.AI, OSIM menawarkan pendekatan relaksasi yang menggabungkan pemantauan kondisi tubuh dengan penyesuaian pijat dan rangsangan multisensori dalam satu perangkat.