Musisi asal Inggris, PinkPantheress, mencetak sejarah di BRIT Awards 2026 setelah dinobatkan sebagai Producer of the Year (Produser Terbaik Tahun Ini). Penghargaan ini menandai pencapaian penting bagi PinkPantheress yang dikenal mempopulerkan gelombang musik Liquid D&B.
Kemenangan tersebut menjadi sorotan karena PinkPantheress tercatat sebagai perempuan pertama sekaligus penerima penghargaan termuda sepanjang sejarah kategori produser di ajang tersebut. Penetapan pemenang dilakukan melalui penilaian panel juri ahli yang berasal dari berbagai sektor produksi musik di Inggris.
Di usia 24 tahun, PinkPantheress menyusul jejak sejumlah nama besar yang sebelumnya pernah meraih penghargaan serupa, di antaranya Calvin Harris, Fred again.., Paul Epworth, dan A. G. Cook.
Dalam pernyataannya, PinkPantheress menyampaikan rasa syukur atas pengakuan yang diterimanya. “Sebagai wanita pertama yang memenangkan penghargaan ini, saya bersyukur atas pengakuan ini,” ujarnya, dikutip dari NME pada Selasa, 24 Februari 2026.
Pelantun “Boy's a Liar” itu juga menegaskan bahwa produksi musik merupakan salah satu hal yang paling ia banggakan. Ia berharap pencapaian tersebut dapat memberi dorongan bagi orang lain untuk mengejar minatnya. “Produksi musik adalah hal yang paling saya banggakan, dan saya telah bekerja sangat keras untuk itu, jadi saya berharap ini dapat menginspirasi orang lain untuk mengejar passion mereka,” lanjutnya.
Apresiasi turut disampaikan Stacey Tang, Ketua Komite BRIT Awards 2026 sekaligus Co-President RCA Records di Sony Music UK. Menurutnya, PinkPantheress menghadirkan warna baru bagi musik pop Inggris. “PinkPantheress adalah suara yang inventif dan intuitif dalam musik pop Inggris saat ini. Sebagai produser, dia teliti dan ceria, membangun suara yang berani dan melampaui batasan yang menjangkau di luar Inggris,” kata Stacey.
Stacey juga menilai PinkPantheress berperan membuka ruang bagi kemunculan lebih banyak produser perempuan di masa depan. “Dia diam-diam membentuk kembali seperti apa musik pop modern seharusnya, dan dengan demikian, membuka pintu bagi gelombang baru produser wanita untuk tampil ke depan. Merayakannya di BRIT Awards sangat tepat waktu dan signifikan,” ujarnya.
Prestasi PinkPantheress disebut tidak lepas dari kesuksesan single “Illegal”, yang menjadi bagian dari mixtape terbarunya, Fancy That, yang dirilis pada tahun lalu. Selain membawa pulang piala Producer of the Year, ia juga bersaing di dua kategori lain pada malam penghargaan tersebut, yakni Artist of the Year (Artis Terbaik Tahun Ini) dan Best Dance Act (Penampil Tari Terbaik).

