PT PLN Energi Primer Indonesia (PLN EPI) meluncurkan Wellness Program 2026 sebagai upaya meningkatkan kualitas kesehatan sekaligus produktivitas pegawai secara berkelanjutan. Program ini menjadi bagian dari implementasi inisiatif PLN Group bertajuk Energi Bergerak.
Direktur Manajemen Human Capital dan Administrasi PLN EPI Dedeng Hidayat mengatakan, program tersebut mendorong budaya hidup sehat melalui aktivitas fisik yang terukur dan terintegrasi. Ia menekankan perubahan gaya hidup sehat yang dibangun tidak bersifat sesaat, melainkan diharapkan menjadi bagian dari budaya kerja dan keseharian pegawai.
Menurut Dedeng, Wellness Program merupakan langkah strategis perusahaan untuk mendukung kinerja organisasi melalui peningkatan kualitas sumber daya manusia. Program ini tidak hanya menitikberatkan pada kesehatan fisik, tetapi juga kesehatan mental serta keseimbangan hidup pegawai. Ia menilai pegawai yang sehat akan lebih produktif, fokus, dan mampu memberikan kinerja terbaik.
Dedeng menambahkan, implementasi program ini diharapkan dapat meningkatkan engagement dan kepuasan pegawai. Saat ini, program telah diikuti oleh 92 pegawai sebagai pionir dari total 311 pegawai PLN EPI. Para peserta tersebut diharapkan menjadi agen perubahan yang dapat menginspirasi pegawai lain untuk menerapkan gaya hidup sehat secara konsisten.
Wellness Program PLN EPI 2026 mencakup sejumlah inisiatif, antara lain health talk, aktivitas olahraga berbasis aplikasi, medical check up, serta penyediaan fasilitas makanan sehat. Seluruh aktivitas fisik pegawai akan direkam melalui aplikasi digital untuk mengukur pencapaian kalori dan keterkaitannya dengan indikator kesehatan seperti Body Mass Index (BMI).
Program ini juga terintegrasi dengan kompetisi tingkat PLN Group “Energi Bergerak 2026” yang mendorong partisipasi aktif pegawai melalui pendekatan yang lebih interaktif dan berkelanjutan.
Melalui program tersebut, PLN EPI menyatakan ingin membangun budaya kerja yang sehat dan produktif sekaligus memperkuat komitmen perusahaan pada aspek sosial dalam prinsip environmental, social and governance (ESG), khususnya dalam menciptakan lingkungan kerja yang mendukung kesejahteraan pegawai secara menyeluruh.
“Kami percaya kinerja terbaik lahir dari insan yang sehat, seimbang dan terus bergerak maju,” kata Dedeng.