Layanan bedah plastik dan aesthetic medicine berstandar internasional resmi hadir di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Kesehatan Sanur atau The Sanur, Bali. Fasilitas bernama The Solitaire ini disebut sebagai langkah untuk memperkuat posisi Bali sebagai destinasi health and wellness kelas dunia sekaligus mendorong Indonesia masuk dalam peta medical tourism Asia.
The Solitaire beroperasi di kawasan The Sanur yang dikelola PT Hotel Indonesia Natour (HIN) atau InJourney Hospitality, anak usaha Holding BUMN sektor aviasi dan pariwisata PT Aviasi Pariwisata Indonesia (Persero) atau InJourney. Fasilitas ini menawarkan layanan aesthetic surgery, regenerative medicine, hingga wellness dengan menggandeng klinik dan dokter internasional dari sejumlah negara.
Direktur Utama InJourney, Maya Watono, menyatakan pengembangan KEK Kesehatan Sanur merupakan strategi jangka panjang untuk membangun destinasi pariwisata bernilai tambah tinggi melalui integrasi sektor pariwisata dan layanan kesehatan kelas dunia. Menurutnya, KEK Kesehatan Sanur juga ditujukan untuk menahan arus devisa keluar akibat tingginya angka masyarakat Indonesia yang berobat ke luar negeri.
“Kini masyarakat memiliki alternatif layanan kesehatan berkualitas global tanpa harus mengeluarkan biaya besar untuk berobat ke negara lain,” ujar Maya Watono di Sanur, Minggu (18/5). Ia menambahkan, pengembangan kawasan tersebut merupakan bagian dari transformasi pariwisata Indonesia menuju quality tourism yang lebih berkelanjutan dan berdampak ekonomi lebih besar. Ia juga menyebut fasilitas kesehatan bertaraf internasional di KEK Sanur diproyeksikan mampu menahan devisa keluar sekaligus menarik devisa masuk melalui kunjungan wisatawan mancanegara untuk layanan kesehatan dan wellness di Indonesia.
Direktur Utama PT Hotel Indonesia Natour (HIN), Christine Hutabarat, mengatakan KEK Kesehatan Sanur merupakan destinasi kesehatan dan wellness pertama di Indonesia yang dikembangkan di area seluas 41,26 hektare. Ia menyebut kawasan ini mengintegrasikan layanan kesehatan kelas dunia, hospitality premium, dan pengalaman wellness dalam satu kawasan terpadu.
Christine menyatakan kawasan tersebut diresmikan oleh Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto pada 25 Juni 2025. “Kami bangga karena salah satu fasilitas unggulannya kini adalah The Solitaire,” ujarnya. Menurutnya, kehadiran The Solitaire menjadi tonggak penting dalam pengembangan The Sanur sebagai destinasi kesehatan dan wellness internasional, sekaligus upaya mengurangi wisata medis ke luar negeri.
Secara bertahap, The Solitaire telah mulai beroperasi melalui sejumlah klinik internasional, antara lain Banobagi Plastic Surgery Clinic, Woori Plastic Surgery, Hestia Intimate Rejuvenation, serta World Class Plastic Surgeons (WCPS) dari Brasil. Ke depan, fasilitas ini juga direncanakan menghadirkan klinik transplantasi rambut Mojelim dan sejumlah mitra kesehatan lain dari berbagai negara.
CEO The Solitaire, Rudy Surjanto, menilai Indonesia memiliki potensi besar menjadi pusat layanan estetika medis di kawasan regional. Ia menyebut kebutuhan masyarakat terhadap layanan estetika medis berkualitas global terus meningkat, dan The Solitaire hadir dengan layanan yang aman, nyaman, serta terintegrasi sehingga pasien tidak perlu pergi ke luar negeri.
The Solitaire juga mengusung konsep luxury hospitality untuk memberikan pengalaman perawatan yang lebih nyaman bagi pasien. Perwakilan The Solitaire menyampaikan pasien akan mendapatkan layanan menyeluruh mulai dari konsultasi awal, penjemputan di bandara, hingga pendampingan selama masa pemulihan. Disebutkan pula fasilitas ini bekerja sama dengan The Meru, Bali Beach Hotel, serta hotel mitra lainnya untuk mendukung proses pemulihan pasien.
Salah satu layanan yang hadir adalah World Class Plastic Surgeons (WCPS) dari Brasil. Dokter spesialis bedah plastik WCPS, Dr. Eduardo Nunes, mengatakan Brasil merupakan salah satu pasar bedah estetika terbesar di dunia dengan lebih dari dua juta operasi plastik dilakukan setiap tahun. Ia menyebut banyak teknik modern bedah plastik lahir dan berkembang di Brasil, dan kini layanan tersebut tersedia di Bali.
WCPS menawarkan layanan seperti facelift, rhinoplasty, breast augmentation, tummy tuck, hingga teknik lipofilling modern dengan dukungan dokter spesialis internasional. Selain itu, Banobagi Plastic Surgery Clinic dari Korea Selatan juga membuka layanan di The Solitaire Bali dengan filosofi “facial harmony” yang menekankan hasil natural dan proporsi wajah yang seimbang.
Sementara Woori Plastic Surgery menghadirkan layanan anti-aging treatment, perawatan bekas luka dan kerutan, hingga aesthetic medicine dengan teknologi estetika Korea Selatan. Pada bidang intimate wellness, Hestia Intimate Rejuvenation menyediakan layanan seperti vaginal tightening, vaginal brightening, hingga virginoplasty yang ditangani dokter ginekolog bersertifikasi internasional dari Korea Selatan.
The Solitaire juga menghadirkan layanan transplantasi rambut melalui Mojelim Hair Transplant Clinic. Perwakilan Mojelim menyebut tren pasien saat ini lebih mengutamakan hasil natural dibanding tampilan yang terlalu artifisial, dengan penempatan graft rambut yang diperhatikan dari sudut, arah tumbuh, hingga kepadatan agar menyatu dengan rambut asli.
Sebagai KEK Kesehatan pertama di Indonesia, The Sanur diproyeksikan menjadi pusat layanan kesehatan, wellness, dan hospitality berkelas dunia. Kehadiran fasilitas ini diharapkan dapat memperkuat daya saing Indonesia di sektor medical dan wellness tourism, sekaligus menahan devisa kesehatan yang selama ini banyak mengalir ke luar negeri.