BERITA TERKINI
Relationship Wellness Jadi Tren di Kalangan Orang Kaya, dari Pelatih Kencan hingga Mak Comblang Elit

Relationship Wellness Jadi Tren di Kalangan Orang Kaya, dari Pelatih Kencan hingga Mak Comblang Elit

Tren relationship wellness atau kesehatan hubungan kian menonjol di kalangan individu berpenghasilan tinggi (high net worth individuals/HNWI). Alih-alih mengandalkan aplikasi kencan, sebagian dari mereka kini memilih menginvestasikan ribuan dolar untuk layanan profesional—mulai dari pelatih kencan hingga mak comblang elit—demi membangun relasi yang lebih sehat dan berkelanjutan.

Perubahan ini didorong sejumlah faktor, termasuk kelelahan menggunakan aplikasi kencan, gaya hidup yang padat, serta meningkatnya kesadaran bahwa hubungan personal yang kuat berpengaruh terhadap kebahagiaan dan kualitas hidup. Di tengah berbagai tekanan global, hubungan yang stabil dinilai semakin penting, bukan sekadar urusan romantis, tetapi juga bagian dari kesejahteraan secara menyeluruh.

Sejumlah ahli menekankan bahwa koneksi personal yang solid berperan besar terhadap kesehatan dan umur panjang. Temuan ini turut sejalan dengan kesimpulan Studi Perkembangan Manusia Dewasa Harvard, penelitian longitudinal tentang kehidupan manusia, yang menyatakan bahwa hubungan pribadi yang baik lebih menentukan kualitas hidup dibanding faktor seperti kekayaan, ketenaran, IQ, maupun status sosial.

Mairead Molloy, Direktur Global Berkeley International, menilai ada perbedaan mendasar antara kualitas yang mendorong seseorang sukses mengumpulkan kekayaan dan kualitas yang dibutuhkan untuk membangun keintiman. Menurutnya, karakter yang membuat seseorang terbiasa mengendalikan banyak variabel dalam hidup tidak selalu selaras dengan dinamika hubungan yang menuntut fleksibilitas dan penerimaan.

Dalam konteks yang lebih luas, pasar wellness global terus berkembang dan membuka ruang bagi segmen kesehatan hubungan. Riset Global Wellness Institute mencatat ekonomi kesehatan Inggris Raya menempati posisi kelima terbesar di dunia pada 2024, dengan nilai mencapai US$224 miliar (setara £166 miliar) pada 2022. Di Amerika Serikat, layanan personal life coaching—yang antara lain berfokus pada peningkatan hubungan dan kepercayaan diri—menyumbang 34% dari keseluruhan industri pelatihan kehidupan pada 2024.

Di kalangan HNWI, kebutuhan tersebut sering kali dijawab melalui layanan perjodohan premium. Agen perjodohan global seperti Berkeley International menawarkan paket mulai dari £15.000 untuk perkenalan tanpa batas selama satu tahun di Inggris. Untuk layanan perjodohan global, biayanya dapat meningkat hingga £40.000.

Selain paket standar, tersedia pula layanan pencarian pribadi yang sangat disesuaikan. Dalam skema ini, calon pasangan diseleksi berdasarkan kriteria rinci, mulai dari preferensi diet hingga lokasi tempat tinggal. Disebutkan, pencarian spesifik seperti pengacara vegetarian yang tinggal di Chelsea dapat dimulai dari biaya £70.000. Permintaan terhadap layanan perjodohan elit ini dilaporkan meningkat 200% sejak pandemi.

Inga Verbeeck dari Ivy Relations memandang tren kesehatan hubungan sebagai pelengkap dari meningkatnya minat pada longevity atau umur panjang. Menurutnya, aspek emosional dalam kepuasan hubungan berjalan beriringan dengan perhatian terhadap kesehatan fisik. Ia juga menilai pandemi COVID-19 mendorong pergeseran prioritas, ketika banyak orang menempatkan kesehatan dan cinta sebagai sumber kebahagiaan yang lebih utama.

Dalam laporan yang sama, tingkat keberhasilan layanan pencarian pribadi di Berkeley disebut sekitar 90%, dengan Ivy Relations mencatat hasil yang serupa. Secara umum, tren ini juga mencerminkan perubahan pola belanja orang kaya: dari konsumsi yang mencolok menuju investasi pada kesehatan, kesejahteraan, dan umur panjang—termasuk upaya membangun hubungan yang dinilai lebih berkualitas.