BERITA TERKINI
Sejumlah Seniman Ziarah ke Makam Gombloh dan Cak Durasim pada Hari Musik Nasional 2026

Sejumlah Seniman Ziarah ke Makam Gombloh dan Cak Durasim pada Hari Musik Nasional 2026

SURABAYA — Sejumlah seniman berziarah ke makam Gombloh dan Cak Durasim di kompleks Makam Tembok, Surabaya, Selasa (10/3/2026), dalam rangka peringatan Hari Musik Nasional 2026.

Keduanya dipandang sebagai tokoh yang berjuang melalui kesenian. Cak Durasim dikenal lewat jalur ludruk, sementara Gombloh melalui seni musik.

Dalam kegiatan itu, tercatat ada 10 seniman yang ikut berziarah. Salah satunya selebgram asal Surabaya, Eunike Unik. Remaja berusia 15 tahun tersebut menyebut dirinya berupaya memperkenalkan sosok Gombloh dan Cak Durasim kepada generasi muda melalui konten yang dibuatnya.

“Sebagai perwakilan generasi muda, saya ingin mengingatkan kawan-kawan agar jangan melupakan sosok Cak Durasim dan Gombloh,” kata Eunike.

Makam Gombloh berada di sisi timur kompleks Makam Tembok. Area di sekitarnya disebut rapi dan terawat, dikelilingi marmer serta pagar aluminium, dengan deretan makam keluarga di sebelahnya.

Di lokasi, Eunike bersimpuh di tepi nisan. Ia didampingi Remy Wicaksono, putra mendiang Gombloh, serta Cep Ocim, penggemar Gombloh asal Serang, Banten.

Ocim mengaku datang ke Surabaya sejak 8 Maret. Ia juga tampil dalam gelaran Hari Musik Nasional 2026 yang berlangsung di makam W.R. Supratman, Surabaya.

“Ziarah ini adalah agenda saya selanjutnya setelah hadir dalam Hari Musik Nasional. Kalau ke Surabaya, saya pasti menyempatkan ke makam Gombloh, idola saya,” ujar Ocim.

Doa di makam Gombloh dipimpin oleh penulis Esthi Susanti Hudiono. Ia menyebut Gombloh sebagai sosok pejuang seni.