Sengketa hak cipta lagu “Say Một Đời Vì Em” (Katakan Seumur Hidup Karena Kamu) antara penyanyi Nguyên Vũ dan penulis lagu Hương My Bông menjadi sorotan dalam beberapa hari terakhir. Kedua pihak telah menyampaikan pernyataan terbuka dengan sudut pandang berbeda dan sama-sama menyatakan kesiapan menempuh jalur hukum untuk menyelesaikan persoalan tersebut.
Pada malam 27 Desember, Nguyên Vũ menyampaikan klarifikasinya melalui halaman pribadi. Ia mengaku terkejut dengan informasi yang menyebut dirinya menggunakan lagu “Say Một Đời Vì Em” tanpa izin penuh dari penciptanya. Menurutnya, kerja sama dengan Hương My Bông berjalan dengan itikad baik berdasarkan komunikasi dan kesepakatan bersama. Ia menegaskan tidak berniat melanggar hak cipta serta menyatakan proses produksi dilakukan secara transparan dengan komunikasi yang jelas.
Nguyên Vũ juga mengatakan informasi yang beredar telah berdampak pada citra dan reputasinya, terlebih ketika persoalan tersebut belum diputuskan oleh pihak berwenang. Ia menyatakan siap bekerja sama dengan pihak terkait untuk mengklarifikasi kebenaran dan mencegah perdebatan berkepanjangan di media sosial.
Tak lama setelah itu, Hương My Bông memberikan tanggapan panjang di kolom komentar unggahan Nguyên Vũ. Ia meminta agar pernyataannya dipublikasikan secara utuh tanpa diedit atau diarahkan pada interpretasi sepihak. Menurutnya, benar atau salahnya perkara perlu dipertimbangkan dan diputuskan oleh pengadilan serta otoritas berwenang.
Dalam penjelasannya, Hương My Bông menyebut ia hanya memberikan persetujuan secara lisan untuk pembuatan satu video musik cover lagu “Say Một Đời Vì Em”. Ia menegaskan tidak pernah menandatangani kontrak apa pun, tidak mengalihkan hak eksklusif, dan tidak memberikan izin untuk bentuk eksploitasi lain terkait lagu tersebut.
Terkait kepengarangan, Hương My Bông menegaskan “Say Một Đời Vì Em” adalah ciptaannya, dengan aransemen oleh Ken Quach. Ia menyatakan telah berulang kali mengonfirmasi asal-usul komposisi itu dalam pertukaran maupun dokumen terkait, serta tidak setuju jika ada interpretasi atau pemberitaan yang menyajikan asal-usul lagu secara berbeda.
Ia juga menyampaikan bahwa setelah video musik dirilis, ia mengetahui lagu tersebut terus digunakan untuk pertunjukan, acara, dan dirilis di berbagai platform. Menurutnya, aktivitas tersebut berada di luar cakupan izin awal yang ia setujui.
Hương My Bông menambahkan bahwa ia menerima sejumlah tawaran dokumen terkait konfirmasi hak cipta, kontrak eksklusif, atau dokumen yang memperluas hak eksploitasi. Namun, ia menolak menandatangani seluruh dokumen tersebut dan menyatakan keputusan akhirnya. Ia juga menegaskan tidak pernah memberi wewenang kepada Nguyên Vũ maupun pihak ketiga yang diperkenalkan penyanyi tersebut untuk mengeksploitasi atau mengumpulkan hak cipta atas namanya.
“Baik hasilnya benar atau salah, saya memilih untuk menyerahkannya kepada pengadilan dan otoritas yang berwenang untuk mempertimbangkan, mengevaluasi, dan memutuskan sesuai dengan hukum,” ujar Hương My Bông.

