Tren di industri perhotelan kian bergeser. Memasuki 2026, pengalaman menginap tidak lagi semata menawarkan kamar nyaman dan fasilitas mewah, tetapi juga menekankan wellness atau gaya hidup sehat. Aspek seperti keseimbangan mental, kualitas tidur, makanan bernutrisi, hingga lingkungan yang lebih alami menjadi perhatian wisatawan modern.
Perubahan ini turut direspons The Alana Hotel & Conference Center Sentul City dengan mengembangkan konsep wellness dan zero waste sebagai arah pengembangan hotel.
General Manager The Alana Hotel & Conference Center Sentul City, Benny Irnaldy, menilai wellness telah berkembang dari sekadar fasilitas tambahan menjadi kebutuhan utama masyarakat yang semakin sadar akan kesehatan menyeluruh.
“Semua orang pasti ingin hidup sehat. Karena itu wellness menjadi sesuatu yang sustain dan akan terus dibutuhkan,” ujar Benny.
Menurut Benny, wellness tidak hanya dimaknai sebagai spa atau olahraga, melainkan keseimbangan gaya hidup secara keseluruhan. Kualitas udara, makanan yang dikonsumsi, aktivitas fisik, hingga suasana lingkungan saat menginap kini menjadi bagian dari hal yang diperhatikan tamu.
Salah satu pengembangan dilakukan melalui wellness dining yang diterapkan di Green Canyon Restaurant dan Verde Social Garden. Konsep ini diarahkan untuk menghadirkan makanan sehat yang tetap lezat, menarik, dan dapat dinikmati berbagai kalangan.
Program tersebut dikembangkan bersama Executive Chef Made Leon Winata atau Chef Leo, yang mengusung pendekatan healthy comfort food dengan penggunaan bahan alami serta teknik pengolahan yang lebih sehat.
Chef Leo menekankan bahwa makanan sehat tidak harus identik dengan rasa hambar atau sekadar menu rebus. “Healthy food itu bukan berarti tidak enak. Kami mencoba menghadirkan makanan sehat yang tetap lezat dan bisa dinikmati semua orang,” katanya.
Sejumlah inovasi yang diterapkan antara lain penggunaan coconut oil sebagai pengganti palm oil, stevia untuk menggantikan gula, serta pemanfaatan bahan alami seperti tepung ubi ungu untuk menu dessert. Beberapa menu wellness yang tengah dikembangkan meliputi healthy donut, healthy pancake, hingga es krim sehat dengan kandungan gula lebih rendah namun tetap mempertahankan rasa yang familiar.
Selain itu, Chef Leo juga memperkenalkan daun kelor atau moringa sebagai bagian dari edukasi nutrisi kepada tamu. Bahan tersebut diolah ke dalam berbagai menu agar lebih mudah diterima. “Daun kelor sebenarnya luar biasa manfaatnya. Kami mencoba menghadirkannya lewat makanan agar lebih mudah diterima,” ujarnya.
Konsep wellness juga diperkuat melalui pendekatan lingkungan dan sustainability. The Alana Sentul mulai menerapkan sistem zero waste di area dapur dan operasional untuk menekan limbah makanan. Sisa bahan makanan dimanfaatkan kembali menjadi produk bernilai guna, termasuk diolah menjadi kompos untuk greenhouse hotel.
Benny menjelaskan, zero waste tidak hanya soal mengurangi sampah, tetapi juga menyangkut perencanaan makanan yang lebih efisien sejak awal. “Zero waste bukan hanya soal mengurangi sampah, tapi bagaimana perencanaan makanan sejak awal supaya tidak ada yang terbuang,” ujarnya.
Dari sisi pengalaman menginap, hotel mempertahankan konsep balkon di setiap kamar untuk menghadirkan sirkulasi udara alami dan memberi akses langsung menikmati udara segar kawasan Sentul. Benny menyebut kualitas udara sebagai elemen wellness yang kerap luput diperhatikan. “Semua hotel kami konsepnya menggunakan balkon karena udara pagi di Sentul sangat bagus. Tamu bisa menikmati udara segar dan sirkulasi udara alami langsung dari kamar,” jelasnya.
Ke depan, The Alana Sentul juga menyiapkan konsep wellness room yang ditujukan untuk membantu tamu memperoleh kualitas istirahat lebih baik. Rancangannya mencakup pengaturan suhu ruangan, pencahayaan, sirkulasi udara, hingga edukasi kebiasaan sehat selama menginap.
Hotel ini juga menyiapkan aktivitas wellness akhir pekan seperti yoga, aerobik, hingga kegiatan outdoor di area hijau hotel. Kehadiran fasilitas Verde Padel turut menjadi bagian dari pengembangan wellness lifestyle untuk komunitas olahraga dan wisatawan aktif yang ingin menjaga kebugaran selama staycation.
Dengan kombinasi pengembangan menu sehat, aktivitas olahraga, desain kamar yang mengandalkan udara alami, serta penerapan zero waste, The Alana Hotel & Conference Center Sentul City menargetkan pengalaman menginap yang lebih mindful dan relevan dengan gaya hidup modern.
“Kami ingin wellness menjadi bagian dari pengalaman menginap di The Alana Sentul, bukan hanya sekadar konsep, tetapi benar-benar diterapkan dalam makanan, lingkungan, hingga aktivitas tamu,” tutup Benny.